kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Australia desak Asia-Pasifik lakukan reformasi ekonomi


Minggu, 13 November 2011 / 15:43 WIB
ILUSTRASI. Madu adalah salah satu bahan alami yang bisa dimanfaatkan sebagai cara mencerahkan wajah.


Reporter: Dyah Megasari, Reuters |

HONOLULU. Menteri Keuangan Australia, Wayne Swan mendesak negara-negara yang tergabung dalam Asia Pasifik agar tak membuang-buang waktu untuk melakukan reformasi ekonomi. Hal itu mendesak dilakukan agar krisis Eropa tidak semakin memburuk.

Kamis lalu, Swan bergabung dengan para menteri keuangan APEC yang sedang membahas lebih lanjut cara penyelesaian krisis Eropa menjelang KTT tahunan akhir pekan ini di Hawaii. Ia menilai, meski kondisi Asia Pasifik ini relatif lebih baik dari Eropa, namun tidak ada alasan bagi negara-negara tersebut bersantai dan tak khawatir.

Dunia akan membayar mahal sebuah dekade kelam yang ditimbulkan oleh Eropa. Menurutnya pertumbuhan harus dipacu melalui reformasi struktural. Lost decade diprediksi terjadi di Eropa. Indikasi ini sudah nampak jelas yaitu dengan dibabatnya proyeksi pertumbuhan ekonomi Eropa dari 1,8% menjadi 0,5% tahun depan.

"Asia tidak boleh mengulang kesalahan yang sama," tegas Wayne. Asia selama ini menggantungkan pasar ekspor ke dua benua besar yaitu Eropa dan Amerika. Jika Eropa sama sekali tidak mengalami pertumbuhan ekonomi dalam satu dekade, bukan tak mungkin jika perekonomian Asia turut ambruk.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×