kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bahan radioaktif dari reaktor Fukushima terdeteksi di California


Sabtu, 19 Maret 2011 / 13:14 WIB
ILUSTRASI. Penjualan mobil bekas melalui pembiayaan perusahaan multifinance di Tangerang Selatan, Minggu (29/3). Sudah ada 10.620 ajuan restrukturisasi pembiayaan leasing akibat Covid-19./pho KONTAn/Carolus Agus Waluyo/29/03/2020.


Reporter: Edy Can, Kyodo News | Editor: Edy Can

LOS ANGELES. Zat radioaktif Xenon-133 ditemukan di California dalam jumlah yang sangat-sangat kecil. Zat radioaktif ini diduga berasal dari pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi.

Namun, Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat atau Enviromental Protection Agency memastikan, zat tersebut tidak berpengaruh pada kesehatan. Sebab kadar isotop yang ditemukan sepersejuta dari level aman bagi manusia.

"Asal usulnya diketahui sama dengan yang dikeluarkan dari reaktor Fukushima," kata EPA dalam rilisnya.

Isotop Xenon -133 ini terdeteksi di stasiun pemantau Sacramento. Sebe;umnya, para ahli sudah memperkirakan, kemungkinan bahan radioaktif bisa berada di Amerika akibat tertiup angin di wilayah Pasifik.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×