kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Bahan radioaktif dari reaktor Fukushima terdeteksi di California


Sabtu, 19 Maret 2011 / 13:14 WIB
ILUSTRASI. Penjualan mobil bekas melalui pembiayaan perusahaan multifinance di Tangerang Selatan, Minggu (29/3). Sudah ada 10.620 ajuan restrukturisasi pembiayaan leasing akibat Covid-19./pho KONTAn/Carolus Agus Waluyo/29/03/2020.


Reporter: Edy Can, | Editor: Edy Can

LOS ANGELES. Zat radioaktif Xenon-133 ditemukan di California dalam jumlah yang sangat-sangat kecil. Zat radioaktif ini diduga berasal dari pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi.

Namun, Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat atau Enviromental Protection Agency memastikan, zat tersebut tidak berpengaruh pada kesehatan. Sebab kadar isotop yang ditemukan sepersejuta dari level aman bagi manusia.

"Asal usulnya diketahui sama dengan yang dikeluarkan dari reaktor Fukushima," kata EPA dalam rilisnya.

Isotop Xenon -133 ini terdeteksi di stasiun pemantau Sacramento. Sebe;umnya, para ahli sudah memperkirakan, kemungkinan bahan radioaktif bisa berada di Amerika akibat tertiup angin di wilayah Pasifik.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×