kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Bailout Bank of America Berujung di Pengadilan


Jumat, 05 Februari 2010 / 16:33 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Syamsul Azhar

NEW YORK. Kenneth Lewis, mantan Chief Executive Officer (CEO) Bank of America Corp. kini menghadapi tuntutan Jaksa Agung Andrew Cuomo di New York dengan tudingan menipu investor dan pemerintah saat bank tersebut hendak membeli saham Merrill Lynch & Co. Bank setuju untuk membayar US$ 150 juta untuk menyelesaikan gugatan oleh regulator Amerika Serikat ini.

Jaksa Cuomo juga menuntut mantan pejabat chief financial officer bank Joe Price maupun bank, karena tidak mengungkapkan kerugian sekiotar US$ 16 miliar di Merryl yang telah dikeluarkan, sebelum dibeli oleh Bank of America, dalam rangka mendapatkan persetujuan merger. Baru setelah itu, Lewis meminta duit talangan dari pemerintah Amerika Serikat.

"Kami percaya manajemen bank memahami bahwa Merrill Lynch adalah perusahaan yang bisa merugikan rugi pemegang saham. Dan mereka memberikan keterangan yang berlebihan untuk mengamankan rencana bailout dari pemerintah senilai US$ 20 miliar, dalam program Troubled Asset Relief Program (TARP). kata Cuomo.




TERBARU

[X]
×