kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.605   52,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bailout Bank of America Berujung di Pengadilan


Jumat, 05 Februari 2010 / 16:33 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Syamsul Azhar

NEW YORK. Kenneth Lewis, mantan Chief Executive Officer (CEO) Bank of America Corp. kini menghadapi tuntutan Jaksa Agung Andrew Cuomo di New York dengan tudingan menipu investor dan pemerintah saat bank tersebut hendak membeli saham Merrill Lynch & Co. Bank setuju untuk membayar US$ 150 juta untuk menyelesaikan gugatan oleh regulator Amerika Serikat ini.

Jaksa Cuomo juga menuntut mantan pejabat chief financial officer bank Joe Price maupun bank, karena tidak mengungkapkan kerugian sekiotar US$ 16 miliar di Merryl yang telah dikeluarkan, sebelum dibeli oleh Bank of America, dalam rangka mendapatkan persetujuan merger. Baru setelah itu, Lewis meminta duit talangan dari pemerintah Amerika Serikat.

"Kami percaya manajemen bank memahami bahwa Merrill Lynch adalah perusahaan yang bisa merugikan rugi pemegang saham. Dan mereka memberikan keterangan yang berlebihan untuk mengamankan rencana bailout dari pemerintah senilai US$ 20 miliar, dalam program Troubled Asset Relief Program (TARP). kata Cuomo.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×