kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.741   -3,00   -0,02%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Banjir terhebat dalam setengah abad mendera Queensland


Rabu, 05 Januari 2011 / 15:16 WIB


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Banjir terparah dalam setengah abad yang melanda bagian Utara Queensland kemungkinan akan berdampak signifikan terhadap perekonomian Australia. Menurut salah satu pimpinan bank sentral Donald McGauchie, banjir tersebut membuat pengiriman ekspor terhambat.

"Berdasarkan pengamatan saat ini, ada kerusakan substansial pada infrastruktur. Hal ini akan berdampak signifikan pada tingkat ekspor," jelas McGauchie, yang juga menjabat sebagai pimpinan Nufarm Ltd.

Hujan deras yang turun beberapa hari terakhir memicu banjir di daerah Queensland sehingga menyebabkan seluruh penduduk kota harus dievakuasi, pertambangan ditutup, dan merusak tanaman pertanian. Padahal, negara bagian ini merupakan wilayah eksportir batubara terbesar yang menyumbang sekitar 20% dari total perekonomian Australia senilai A$ 1,28 triliun atau US$ 1,29 triliun.

Menurut McGauchie, saat ini masih terlalu awal untuk menaksir berapa besar kerugian yang ditimbulkan akibat banjir tersebut. Namun, jika ternyata benar-benar parah, hal itu akan didiskusikan pada pertemuan Reserve Bank of Australia yang bakal digelar pada 1 Febuari mendatang.




TERBARU

[X]
×