kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Bantu Prancis, induk Louise Vuitton ubah pabrik parfum jadi hand sanitizer dadakan


Senin, 16 Maret 2020 / 13:28 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi gerai Louise Vuitton


Sumber: Kompas.com | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan mode mewah, LVMH, tengah menyiapkan fasilitas produksi parfum dan kosmetiknya untuk diubah menjadi pabrik pembersih tangan atau hand sanitizer

Pabrik parfum dan kosmetik dengan sejumlah merek kenamaan seperti Christian Dior and Givenchy ini akan disulap jadi pabrik hand sanitizer, ini dilakukan sebagai upaya perusahaan membantu pemerintah Prancis menanggulangi wabah virus corona. 

Dilansir dari CNBC, Senin (16/3), perusahaan itu akan menyuplai desinfektan gratis kepada otoritas Prancis dan Assistance Publique-Hôpitaux de Paris yang merupakan jaringan rumah sakit terbesar di Eropa. 

"Melalui inisiatif ini, LVMH bermaksud untuk membantu mengatasi risiko kekurangan produk (hand sanitizer) di Prancis, dan memungkinkan lebih banyak orang mengambil langkah tepat untuk melindungi diri dari penyebaran virus," tulis LVMT dalam pernyataan tertulis, Senin (16/3). 

Baca Juga: Pandemi virus corona menjadi penyebab pendapatan maskapai global anjlok

"LVMH akan terus melanjutkan komitmen ini dengan sukarela sepanjang dibutuhkan dalam kaitannya dengan otoritas kesehatan Prancis," imbuh LVMH. 

Pemerintah Prancis sejauh ini telah melakukan berbagai langkah untuk mencegah wabah virus corona di negaranya. Negara itu telah mengambil langkah dengan menginstruksikan masyarakat untuk menutup restoran, kafe, dan toko yang tak terkait dengan kebutuhan pokok untuk mencegah penyebaran corona. 

Otoritas Prancis hanya memperbolehkan toko sembako, apotek, dan toko kebutuhan penting lainnya untuk tetap buka. 

Di Prancis sendiri, saat ini sudah ada 120 orang yang meninggal dari total keseluruhan kasus corona yang mencapai 5.400 orang sejak Januari lalu. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×