Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – MOSKOW. Pemerintah Rusia menyatakan bahwa Iran belum mengajukan permintaan kepada Moskow untuk memasok persenjataan. Pernyataan ini disampaikan Kremlin di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan bahwa hingga saat ini pihak Iran tidak pernah meminta bantuan militer secara langsung kepada Rusia.
“Dalam kasus ini, tidak ada permintaan dari pihak Iran. Posisi konsisten kami sudah diketahui semua pihak, dan tidak ada perubahan dalam hal tersebut,” ujar Peskov kepada wartawan, Kamis (5/3/2026).
Baca Juga: Penjualan Tesla di Inggris Anjlok 37% pada Februari, Tertekan Produsen EV China
Pernyataan tersebut muncul setelah Rusia mengecam serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Moskow juga menyerukan penghentian segera aksi militer terhadap negara yang dalam beberapa tahun terakhir semakin mempererat hubungan strategis dengan Rusia.
Hubungan Rusia dan Iran memang semakin erat dalam beberapa tahun terakhir. Kedua negara bahkan menandatangani perjanjian kemitraan strategis berdurasi 20 tahun pada tahun lalu.
Selain kerja sama politik dan keamanan, kolaborasi kedua negara juga mencakup sektor energi nuklir. Rusia saat ini sedang membangun dua unit reaktor nuklir baru di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr, yang merupakan satu-satunya fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir milik Iran.













