kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.782   -36,00   -0,21%
  • IDX 8.047   124,49   1,57%
  • KOMPAS100 1.126   18,02   1,63%
  • LQ45 818   11,61   1,44%
  • ISSI 285   6,90   2,48%
  • IDX30 428   7,25   1,72%
  • IDXHIDIV20 513   7,20   1,43%
  • IDX80 126   2,14   1,74%
  • IDXV30 140   4,18   3,09%
  • IDXQ30 139   1,46   1,07%

Elonk Musk Sebut SpaceX Berhasil Cegah Militer Rusia Akses Jaringan Starlink


Selasa, 03 Februari 2026 / 10:26 WIB
Elonk Musk Sebut SpaceX Berhasil Cegah Militer Rusia Akses Jaringan Starlink
Elon Musk (Dok. Reuters/Reuters). Orang terkaya dunia Elon Musk mengkonfirmasi keberhasilan SpaceX dalam mencegah militer Rusia mengakses unit Starlink yang dicuri.


Sumber: Fox Business | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. CEO SpaceX Elon Musk mengonfirmasi bahwa perusahaannya berhasil mencegah militer Rusia menggunakan perangkat Starlink secara ilegal di Ukraina. 

Langkah ini diambil setelah terungkap adanya drone Rusia yang sempat beroperasi di atas kota-kota Ukraina dengan memanfaatkan koneksi Starlink.

Starlink selama ini menjadi tulang punggung komunikasi pasukan Ukraina sejak invasi Rusia. Namun, sejumlah perangkat Starlink dilaporkan jatuh ke tangan Rusia di medan perang dan digunakan tanpa izin. 

SpaceX pun bergerak untuk memblokir akses tersebut.

Baca Juga: Ujian Terberat Starlink, Iran Kerahkan Teknologi Pengacau Satelit Canggih

Menteri Pertahanan Digital Ukraina Mykhailo Fedorov menyatakan bahwa Kyiv bersama Starlink telah mengambil langkah awal yang berdampak cepat untuk menekan penggunaan drone Rusia. 

“Hasilnya terlihat dengan cepat,” tulis Fedorov di platform X.

Ia mengakui bahwa Ukraina memang menemukan drone Rusia beroperasi dengan dukungan konektivitas Starlink. Pemerintah Ukraina langsung berkoordinasi dengan SpaceX untuk mencari solusi jangka panjang.

Langkah lanjutan yang tengah disiapkan adalah penerapan sistem otorisasi ketat. Melalui sistem ini, hanya terminal Starlink yang terdaftar dan mendapat izin resmi yang dapat beroperasi di wilayah Ukraina.

“Tujuannya memastikan tidak ada lagi penyalahgunaan,” tegas Fedorov.

Menanggapi hal tersebut, Musk menyebut upaya pemblokiran yang dilakukan SpaceX sejauh ini berjalan efektif. 

Baca Juga: Tiga Raksasa Dirgantara Eropa Gabungkan Bisnis Satelit untuk Lawan Dominasi Starlink

“Sepertinya langkah yang kami ambil untuk menghentikan penggunaan Starlink tanpa izin oleh Rusia sudah berhasil,” tulis Musk, seraya membuka ruang evaluasi lanjutan bila masih diperlukan.

Isu keamanan Starlink ini mencuat di tengah dinamika politik yang sensitif. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengumumkan bahwa putaran baru perundingan damai akan digelar pekan ini dengan melibatkan Ukraina, Rusia, dan Amerika Serikat.

Zelenskyy menegaskan Ukraina siap berdiskusi secara substantif, namun mengakui hambatan besar masih membayangi. Di antaranya adalah status wilayah Ukraina yang diduduki Rusia serta tuntutan Moskow atas wilayah yang belum dikuasainya.

“Saya tidak percaya Rusia benar-benar ingin mengakhiri perang. Banyak bukti yang menunjukkan sebaliknya,” kata Zelenskyy, menegaskan sikap skeptis Kyiv di tengah upaya diplomasi.

Selanjutnya: KPop Demon Hunters Ukir Sejarah di Grammy Awards 2026, Ini Daftar Lengkap Pemenangnya

Menarik Dibaca: KPop Demon Hunters Ukir Sejarah di Grammy Awards 2026, Ini Daftar Lengkap Pemenangnya




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×