kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.528   28,00   0,16%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bea masuk kendaraan niaga di India naik dua kali


Selasa, 03 Maret 2015 / 09:42 WIB
ILUSTRASI. Bisa buat belajar otodidak, ini rekomendasi channel Youtube yang beri tips dan pelajaran bahasa Korea dari pemula sampai ahli.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW DELHI. Pemerintah India akan menaikkan bea masuk kendaraan niaga dua kali lipat. Dalam presentasi anggaran ke parlemen, Menteri Keuangan India, Arun Jaitley mengatakan, bea masuk akan naik dari dari 10% menjadi 20%. Ini merupakan upaya India untuk membatasi impor.

Sebenarnya, jumlah impor kendaraan niaga ke India masih sedikit. Tapi, ada kekhawatiran bahwa rendahnya bea impor bisa memicu pabrikan lebih suka mengimpor mobil dari China.

Sugato Sen, Deputi Direktur Jenderal Society of Indian Automobile Manufacturers mengatakan, asosiasi khawatir akan ada banyak perusahaan mengimpor bus dari China. "Meski angkanya masih tipis, kami memperkirakan jumlahnya akan naik," kata Sen kepada Bloomberg.

Menurut data asosiasi, impor bus dan truk India mencapai 1.210 unit antara April hingga November tahun lalu. Angka ini jauh dibandingkan penjualan kendaraan niaga produksi dalam negeri yang mencapai 393.162 unit.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×