kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.952   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.042   158,05   2,69%
  • KOMPAS100 788   24,13   3,16%
  • LQ45 595   16,69   2,89%
  • ISSI 209   5,51   2,71%
  • IDX30 337   9,52   2,91%
  • IDXHIDIV20 413   10,97   2,73%
  • IDX80 89   2,61   3,01%
  • IDXV30 112   3,14   2,89%
  • IDXQ30 108   3,10   2,96%

Bea masuk kendaraan niaga di India naik dua kali


Selasa, 03 Maret 2015 / 09:42 WIB
ILUSTRASI. Bisa buat belajar otodidak, ini rekomendasi channel Youtube yang beri tips dan pelajaran bahasa Korea dari pemula sampai ahli.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW DELHI. Pemerintah India akan menaikkan bea masuk kendaraan niaga dua kali lipat. Dalam presentasi anggaran ke parlemen, Menteri Keuangan India, Arun Jaitley mengatakan, bea masuk akan naik dari dari 10% menjadi 20%. Ini merupakan upaya India untuk membatasi impor.

Sebenarnya, jumlah impor kendaraan niaga ke India masih sedikit. Tapi, ada kekhawatiran bahwa rendahnya bea impor bisa memicu pabrikan lebih suka mengimpor mobil dari China.

Sugato Sen, Deputi Direktur Jenderal Society of Indian Automobile Manufacturers mengatakan, asosiasi khawatir akan ada banyak perusahaan mengimpor bus dari China. "Meski angkanya masih tipis, kami memperkirakan jumlahnya akan naik," kata Sen kepada Bloomberg.

Menurut data asosiasi, impor bus dan truk India mencapai 1.210 unit antara April hingga November tahun lalu. Angka ini jauh dibandingkan penjualan kendaraan niaga produksi dalam negeri yang mencapai 393.162 unit.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×