CLOSE [X]
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Begini cara Bos Amazon Jeff Bezos mengubah dunia


Senin, 19 Agustus 2019 / 05:00 WIB

Begini cara Bos Amazon Jeff Bezos mengubah dunia
ILUSTRASI.


KONTAN.CO.ID -  CEO dan Founder Amazon.com, Jeff Bezos, saat ini merupakan orang terkaya di Planet Bumi ini. Bloomberg mencatat Bezos masih memiliki kekayaan sekitar US$ 122 miliar atau setara Rp 1.732,4 triliun (US$ 1=Rp 14.200) setelah ia bercerai dengan istrinya MacKenzie.

Saat bercerai, Bezos kehilangan seperempat kekayaannya karena dibagikan kepada MacKenzie sebesar US$ 38 miliar. Kendati begitu Bezos masih tetap orang terkaya di dunia.

Baca Juga: Bagaimana Jeff Bezos mengubah Washington Post dari rugi menjadi untung?

Mengutip CNN, Senin (19/8) pada tahun 2019 ini, Bezos telah genap mendirikan Amazon selama 25 tahun sejak 1994. Sulit menceritakan hanya melalui satu cerita saja tentang seperempat abad pertama Amazon yang telah menghantarkan Bezos menjadi orang terkaya sejagat.  Namun Bezos telah mengubah dunia lewat Amazon.

Amazon telah menjadi perusahaan digital pertama dibandingkan para pesaingnya. Amazon juga tercatat menjadi perusahaan paling dominan sebagai industri yang mengendalikan bagian fundamental infrastruktur digital dunia.  Amazon adalah perusahaan pelayaran, pengiklan, produsen televisi, toko kelontong dan masih panjang lagi daftarnya.

Kehadiran Amazon telah menganggu bisnis industri ritel. Namun Amazon telah membuat belanja via online lebih cepat dan nyaman. Amazon telah mengantarkan era baru bagi Teknologi Industri (TI) dengan mengembangkan komputasi awan (komputer berbasis internet) pada tahun 2006. Amazon memulai lebih dulu selama bertahun-tahun daripada para pesaingnya.

Nah bagaimana Amazon telah mengubah dunia? Ini adalah kisah Amazon yang dieksplorasi dalam film dokumenter CNN berjudul "The Age of Amazon".

Baca Juga: Jeff Bezos membawa dua superyachts 90 kaki ke restoran Miami dengan 17 tamunya

Amazon mendengarkan apa yang Anda katakan kepada Alexa.

Mantan kontraktor Anthonio Pettit yang bekerja untuk meningkatkan teknologi Alexa mengatakan, Amazon mendengarkan apa yang Anda katakan kepada Alexa.

Bahkan akibat aktivitas ini, pada April lalu, Amazon dikecam karena mempekerjakan ribuan orang untuk mendengarkan dan menyalin apa yang dikatakan pengguna produknya kepada Alexa.

Karena itu, Anthonio mengatakan Amazon harus lebih transparan terkait penggunaan suara pelanggan mereka. Sebab dengan mendengarkan apa kata para pelanggannya, mereka dapat meningkatkan kualitas produk mereka sesuai harapan konsumen.

"Segala sesuatu yang mereka lakukan didasarkan pada jaminan kualitas ... tetapi orang-orang harus tahu itu. Saya pikir itu adalah sesuatu yang pasti tidak diiklankan dan, Anda tahu, itu bukan sesuatu yang saya pikir harus dihindari perusahaan." ujar Anthonio.


Reporter: Noverius Laoli
Editor: Noverius Laoli
Video Pilihan

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0012 || diagnostic_api_kanan = 0.0023 || diagnostic_web = 0.1486

Close [X]
×