kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.712   31,00   0,18%
  • IDX 6.485   -49,28   -0,75%
  • KOMPAS100 859   -6,96   -0,80%
  • LQ45 654   -5,17   -0,78%
  • ISSI 224   -1,22   -0,54%
  • IDX30 363   -3,07   -0,84%
  • IDXHIDIV20 453   -4,89   -1,07%
  • IDX80 98   -0,76   -0,76%
  • IDXV30 125   -1,32   -1,04%
  • IDXQ30 117   -0,86   -0,73%

Begini cara pecinta tarian klasik Jepang melawan penyebaran virus corona


Kamis, 19 Maret 2020 / 10:18 WIB
ILUSTRASI. Pecinta tarian klasik Jepang menentang virus melalui pelajaran online. REUTERS/Athit Perawongmetha


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Ketika wabah virus corona membuat orang terkurung di rumah, para pecinta tarian klasik Jepang menggunakan teknologi modern untuk menjaga gairah mereka terhadap bentuk seni tetap hidup.

Takujiro Hanayagi, yang dengan kipas di tangannya mengajarkan bentuk tarian anggun dan memikat yang dikenal sebagai "Nihon Buyo" atau secara harfiah artinya "tarian Jepang" telah mulai mengajar murid-muridnya melalui komputer tablet.

Baca Juga: Investor miliarder asal AS ini minta Trump lockdown Amerika selama 30 hari

"Budaya tidak boleh berhenti karena virus ... Ini adalah kesempatan untuk berpikir tentang apa yang bisa dilakukan dalam keadaan," kata Hanayagi dikutip dari Reuters.

Siswa menerima kesempatan untuk mempelajari bentuk tarian, yang berasal dari periode Edo Jepang (1603-1867).

Baca Juga: China melaporkan tidak ada kasus baru virus corona domestik untuk pertama kalinya

“Ini tidak merepotkan seperti yang saya bayangkan. Ini mirip dengan bagaimana saya biasanya berlatih, "kata Komaki Yamashita, yang bersama dengan putrinya Konoha telah mulai mengambil pelajaran online Hanayagi.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×