kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Bekas Direktur News International Rebecca Brooks ditahan polisi


Minggu, 17 Juli 2011 / 20:21 WIB
ILUSTRASI. Kucing di Paw Paw Cafe. Dok: Instagram Paw Paw Cafe.


Reporter: Edy Can, | Editor: Edy Can

LONDON. Mantan Chief Executive News International Rebecca Brooks ditahan polisi atas dugaan penyadapan telepon dan penyuapan. Wanita berusia 43 tahun ini ditahan di kantor polisi London.

Brooks merupakan orang yang kesepuluh ditahan atas skandal penyadapan telepon yang dilakukan oleh News of the World. Penahanan dilakukan oleh tim khusus polisi London yang disebut Operation Weeting.

Penahanan itu juga melibat tim Operation Elveden. Tim ini sedang menyelidiki dugaan penyuapan terhadap polisi. Seperti diketahui, skandal penyadapan telepon yang dilakukan News of the World juga melibatkan polisi.

Berdasarkan editor BBC Robert Peston, News International tidak tahu jika Brook akan ditahan setelah mengundurkan diri pada Selasa pekan lalu.




TERBARU

[X]
×