kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Bentuk Pasukan Siaga, Blok Afrika Barat Siap Lakukan Intervensi Militer di Niger


Kamis, 17 Agustus 2023 / 21:45 WIB
ILUSTRASI. Bentuk Pasukan Siaga, Blok Afrika Barat Siap Lakukan Intervensi Militer di Niger


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - ACCR. Blok Afrika Barat, ECOWAS, mengungkapkan kesiapannya untuk melakukan intervensi militer di Niger apabila upaya diplomatik dalam memulihkan pemerintahan pasca-kudeta gagal.

Hal ini diungkapkan oleh seorang pejabat tinggi pada pertemuan panglima militer yang diselenggarakan di Ghana, Kamis, guna membahas keputusan pembentukan pasukan siaga.

Pada tanggal 26 Juli, perwira militer Niger telah menggulingkan Presiden Mohamed Bazoum. Mereka menentang seruan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, ECOWAS, serta negara-negara Barat untuk mengembalikannya ke tampuk kekuasaan. Respons ini mendorong pemimpin negara-negara Afrika Barat untuk membentuk pasukan siaga.

Baca Juga: Misi Militer Amerika Serikat di Niger Terancam Pasca Kudeta

"Harap pahami bahwa jika semua upaya gagal, pasukan Afrika Barat siap menjalankan tugasnya," ujar Komisaris Urusan Politik, Perdamaian, dan Keamanan ECOWAS, Abdel-Fatau Musah.

“Dengan semua sarana yang ada, ketertiban konstitusi akan kami pulihkan di negara ini,” tegasnya kepada para kepala pertahanan dari negara-negara anggota. Ia mencontohkan penugasan ECOWAS di Gambia, Liberia, dan beberapa tempat lain sebagai bukti kesiapan mereka.

Di ibu kota Niger, Niamey, banyak warga yang melakukan protes menentang ECOWAS sambil mendukung pemimpin kudeta. Masyarakat setempat menolak ide intervensi eksternal untuk mengembalikan presiden yang terpilih dan pemerintahan sipil.

Baca Juga: Bersiap Perang Baru, AS dan Prancis Ancam Lakukan Intervensi Militer ke Niger

"Saya tidak merasa takut. Saya yakin bahwa angkatan bersenjata kami siap menghadapi apapun," ucap teknisi radio, Omar Yaye.

"ECOWAS dikuasai oleh kekuatan asing. Melihat reaksi Prancis pasca-kudeta dan tindakan tegas ECOWAS, saya hanya dapat menyimpulkan bahwa ada koordinasi antara Prancis dan ECOWAS," katanya, menirukan retorika anti-Prancis yang disuarakan oleh junta setelah kudeta.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×