kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Besok, aksi unjuk rasa besar-besaran anti-pemerintah akan berlangsung di Hong Kong


Jumat, 27 September 2019 / 15:32 WIB
Besok, aksi unjuk rasa besar-besaran anti-pemerintah akan berlangsung di Hong Kong
ILUSTRASI. Unjuk rasa menentang RUU Ekstradisi di Hong Kong


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Masalahnya, demonstrasi pro-Beijing juga akan berlangsung di Hong Kong pada hari yang sama. In tentu meningkatkan prospek bentrokan kedua kubu.

Kamis (26/9) malam, massa meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah saat Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengadakan "dialog terbuka" pertamanya dengan masyarakat dalam upaya untuk memadamkan kerusuhan.

Baca Juga: Pertemuan Carrie Lam dengan warga Hong Kong diwarnai aksi pemblokiran jalan

"Seperti yang dikatakan banyak peserta dialog semalam, Hong Kong tidak boleh dibagi ke dalam warna. Keanekaragaman dan kebebasan adalah nilai-nilai yang dihargai dalam masyarakat kita," kata Lam di halaman Facebook-nya seperti dikutip Reuters.

"Ada orang-orang di luar (gedung) yang ingin saya keluar untuk berbicara. Saya tahu bahwa setiap orang memiliki pendapat berbeda tentang bentuk dialog. Saya berjanji dialog itu akan berlanjut," imbuh Lam.




TERBARU

[X]
×