kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Besok, aksi unjuk rasa besar-besaran anti-pemerintah akan berlangsung di Hong Kong


Jumat, 27 September 2019 / 15:32 WIB
ILUSTRASI. Unjuk rasa menentang RUU Ekstradisi di Hong Kong


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Masalahnya, demonstrasi pro-Beijing juga akan berlangsung di Hong Kong pada hari yang sama. In tentu meningkatkan prospek bentrokan kedua kubu.

Kamis (26/9) malam, massa meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah saat Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengadakan "dialog terbuka" pertamanya dengan masyarakat dalam upaya untuk memadamkan kerusuhan.

Baca Juga: Pertemuan Carrie Lam dengan warga Hong Kong diwarnai aksi pemblokiran jalan

"Seperti yang dikatakan banyak peserta dialog semalam, Hong Kong tidak boleh dibagi ke dalam warna. Keanekaragaman dan kebebasan adalah nilai-nilai yang dihargai dalam masyarakat kita," kata Lam di halaman Facebook-nya seperti dikutip Reuters.

"Ada orang-orang di luar (gedung) yang ingin saya keluar untuk berbicara. Saya tahu bahwa setiap orang memiliki pendapat berbeda tentang bentuk dialog. Saya berjanji dialog itu akan berlanjut," imbuh Lam.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×