kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.546.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Bisnis Warren Buffett tak kebal virus corona, ini buktinya


Selasa, 11 Agustus 2020 / 03:51 WIB
ILUSTRASI. Bisnis Warren Buffett tak kebal virus corona. (Photo by Daniel Zuchnik/WireImage)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Sejumlah perusahaan tempat Berkshire baru-baru ini melakukan investasi besar juga mengalami kesulitan.

Berkshire mencatat kerugian senilai US$ 513 juta atas 26,6% sahamnya di Kraft Heinz Co, setelah perusahaan makanan tersebut mengalami penyusutan aset termasuk untuk Maxwell House dan Oscar Mayer.

Baca Juga: Muda dan kaya-raya, inilah 10 miliarder muda dunia

Sementara itu, Occidental Petroleum Corp, perusahaan tempat Berkshire menginvestasikan dana US$ 10 miliar Agustus lalu, juga terpukul oleh anjloknya harga minyak.

Di sisi lain, pendapatan bersih kuartalan secara keseluruhan Berkshire naik menjadi US$ 26,3 miliar, atau US$ 16.314 per saham Kelas A, dari sebelumnya US$ 14,07 miliar, atau US$ 8.608 per saham, setahun sebelumnya. Itu menyusul kerugian kuartal pertama sebesar US$ 49,75 miliar.

Baca Juga: Pesan menenangkan Warren Buffett: Jangan takut berinvestasi di masa sulit

Sedangkan laba operasi kuartal kedua turun menjadi US$ 5,53 miliar, atau sekitar US$ 3.463 per saham Kelas A, dari US$ 6,14 miliar, atau US$ 3.757 per saham, setahun sebelumnya.

Adapun pendapatan Berkshire pada periode yang sama turun 11% menjadi US$ 56,8 miliar, meskipun perusahaan mencatat keuntungan di beberapa bisnis termasuk baterai Duracell, yang naik 16%.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×