kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.805.000   -25.000   -0,88%
  • USD/IDR 17.313   102,00   0,59%
  • IDX 7.447   -94,43   -1,25%
  • KOMPAS100 1.016   -15,12   -1,47%
  • LQ45 726   -10,01   -1,36%
  • ISSI 270   -3,48   -1,27%
  • IDX30 398   -3,81   -0,95%
  • IDXHIDIV20 488   -3,48   -0,71%
  • IDX80 114   -1,68   -1,45%
  • IDXV30 140   -0,52   -0,37%
  • IDXQ30 128   -0,96   -0,75%

Boeing terancam kehilangan gelar sebagai produsen pesawat terbesar di dunia


Selasa, 09 Juli 2019 / 22:38 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - BENGALURU. Tragedi kecelakaan 737 MAX masih menjadi awan kelabu bagi Boeing Co. Kini, produsen pesawat asal Amerika Serikat ini juga berpotensi tergusur dari singgasana.

Dilansir dari Reuters, Boeing menyatakan bahwa jumlah pengirimannya anjlok sekitar 37% menjadi 239 pesawat pada semester pertama tahun 2019 ini. Kebijakan larangan terbang yang dilakukan oleh seluruh regulator penerbangan di dunia terhadap 737 MAX yang sebelumnya merupakan pesawat paling laris menjadi alasannya.

Baca Juga: Airbus dan Boeing mengisyaratkan akan mundur dari tender pengadaan jet tempur Kanada

Akibatnya, penurunan pengiriman ini menempatkan Boeing di ujung tanduk untuk kehilangan gelar sebagai produsen pesawat terbesar di dunia yang mereka pegang selama delapan tahun.

Jumlah pengiriman Boeing tertinggal dari saingannya asal Eropa yakni Airbus SE. Perusahaan Prancis ini menyerahkan 389 pesawat pada periode yang sama.

Berbeda dengan Boeing, pengiriman pesawat Airbus melesat 28% dibandingkan tahun sebelumnya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×