kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Bukan mobil listrik, CEO Volkswagen sebut mobil jenis ini adalah jagoan di masa depan


Senin, 06 September 2021 / 13:24 WIB
ILUSTRASI. Herbert Diess, CEO Volkswagen, berbicara kepada media selama konferensi pers tahunan di pabrik Volkswagen di Wolfsburg, Jerman, 12 Maret 2019.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Bukan cuma itu, Diess juga berambisi menjadikan layanan perangkat lunak untuk mobil otonom sebagai salah satu senjata utamanya dalam bisnis Volkswagen di masa depan.

Upaya tersebut sudah dimulai dengan membeli startup perangkat lunak Argo AI, yang merupakan pesaing Waymo milik Alphabet Inc.

Layaknya banyak produsen lain, Volkswagen terus berusaha mengembangkan mobil tanpa pengemudi demi mengikuti perkembangan teknologi. Sayangnya, sistem tersebut sulit dipahami karena berbagai pengaturannya masih membutuhkan kehadiran manusia.

"Pada tahun 2030, sekitar 85% dari bisnis kami adalah mobil, mobil pribadi, mobil sewaan. Dan 15% di antaranya harus merupakan mobil angkutan," kata Diess.

Volkswagen menargetkan pendapatan sekitar 1,2 triliun euro dari penjualan perangkat lunak yang diaktifkan di sektor mobil pada 2030, atau diperkirakan sekitar seperempat dari pasar global.

Selanjutnya: Peduli Perubahan Iklim, Dana Pensiun Belanda Jual Investasi di Bahan Bakar Fosil




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×