kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Bukan mobil listrik, CEO Volkswagen sebut mobil jenis ini adalah jagoan di masa depan


Senin, 06 September 2021 / 13:24 WIB
ILUSTRASI. Herbert Diess, CEO Volkswagen, berbicara kepada media selama konferensi pers tahunan di pabrik Volkswagen di Wolfsburg, Jerman, 12 Maret 2019.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Bukan cuma itu, Diess juga berambisi menjadikan layanan perangkat lunak untuk mobil otonom sebagai salah satu senjata utamanya dalam bisnis Volkswagen di masa depan.

Upaya tersebut sudah dimulai dengan membeli startup perangkat lunak Argo AI, yang merupakan pesaing Waymo milik Alphabet Inc.

Layaknya banyak produsen lain, Volkswagen terus berusaha mengembangkan mobil tanpa pengemudi demi mengikuti perkembangan teknologi. Sayangnya, sistem tersebut sulit dipahami karena berbagai pengaturannya masih membutuhkan kehadiran manusia.

"Pada tahun 2030, sekitar 85% dari bisnis kami adalah mobil, mobil pribadi, mobil sewaan. Dan 15% di antaranya harus merupakan mobil angkutan," kata Diess.

Volkswagen menargetkan pendapatan sekitar 1,2 triliun euro dari penjualan perangkat lunak yang diaktifkan di sektor mobil pada 2030, atau diperkirakan sekitar seperempat dari pasar global.

Selanjutnya: Peduli Perubahan Iklim, Dana Pensiun Belanda Jual Investasi di Bahan Bakar Fosil




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×