kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Bursa saham Asia anjlok setelah Trump kenakan tarif atas produk Brasil dan Argentina


Selasa, 03 Desember 2019 / 11:44 WIB
Bursa saham Asia anjlok setelah Trump kenakan tarif atas produk Brasil dan Argentina
ILUSTRASI. Seorang pria melihat papan kutipan harga di luar sebuah broker di Tokyo, Jepang, 1 Juli 2019.

Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  SHANGHAI. Saham Asia jatuh pada hari Selasa setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengejutkan pasar dengan pengenaan tarif impor terhadap Brasil dan Argentina.

Keputusan ini menimbulkan kekhawatiran tentang ketegangan perdagangan global, sementara data kinerja industri di AS yang lemah menambah kekhawatiran investor.

Mengutip Reuters, Selasa (3/12), Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,37%, dengan pasar saham Australia turun lebih dari 2%, dan merupakan hari terburuk mereka dalam dua bulan.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Mendaki, Coba Dekati Level Tertinggi

Indeks CSI300 blue-chip China turun sebanyak 0,62% sebelum bangkit kembali untuk mengakhiri flat sesi pagi. Nikkei Jepang turun 0,61%

Dalam tweet pada hari Senin, Trump mengatakan, ia akan mengenakan tarif impor baja dan aluminium dari Brasil dan Argentina, menyerang apa yang dilihatnya sebagai devaluasi besar-besaran mata uang mereka kedua negara.

Bertentangan dengan pernyataannya, Brasil dan Argentina telah berusaha memperkuat mata uang mereka masing-masing terhadap dolar AS.

Steven Daghlian, analis pasar di CommSec di Sydney, mengatakan, sementara tarif Amerika Selatan mendominasi kekhawatiran pasar pada hari Selasa, tanggapan China terhadap AS yang mendukung para pemrotes anti-pemerintah di Hong Kong juga telah menambah sentimen negatif bagi pasar.

Baca Juga: BEI: Ledakan di Monas salah satu penekan IHSG pada perdagangan, Selasa (3/12)

"Pasar sangat sensitif terhadap berita baik atau buruk tentang perselisihan AS-China, tetapi juga hubungan AS dengan negara-negara lain juga," katanya.

China mengatakan pada hari Senin bahwa kapal dan pesawat militer AS tidak akan diizinkan mengunjungi Hong Kong, dan juga mengumumkan sanksi terhadap beberapa organisasi non-pemerintah AS karena mendorong para pemrotes untuk terlibat dalam tindakan ekstremis, kekerasan dan kriminal.



Video Pilihan

TERBARU

Close [X]
×