kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Cari asal-usul corona, AS kembali desak China beri akses ke lab Wuhan


Rabu, 29 April 2020 / 23:07 WIB
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengumumkan sanksi baru terhadap Iran di Ruang Sidang Singkat Brady Gedung Putih di Washington, AS, 10 Januari 2020.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

“Partai Komunis Tiongkok memberi tahu kami bahwa mereka ingin menjadi mitra kami. Ada kewajiban berkelanjutan dari pihak mitra terpercaya untuk berbagi informasi ini,” tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump mengatakan, pemerintahnya sedang menyelidiki, apakah wabah virus corona berasal dari sebuah laboratorium di Wuhan, tempat virus itu muncul.

Klaim-klaim itu sebenarnya tidak memiliki dasar," kata Yuan Zhiming, Direktur Institut Virologi Wuhan kepada Reuters, yang juga menolak teori-teori lab-nya secara tidak sengaja melepaskan virus corona untuk tujuan penelitian.

Baca Juga: Kasus corona tembus 1 juta, Trump: Pengujian kami sangat jauh lebih baik

Sebuah kolom opini Washington Post bulan ini menyebutkan, Departemen Luar Negeri AS pada 2018 memperingatkan dalam kabel diplomatik tentang kelemahan keselamatan dan manajemen laboratorium Wuhan.

Sebagian besar ilmuwan sekarang mengatakan, virus corona baru berasal dari satwa liar, dengan kelelawar dan trenggiling teridentifikasi sebagai spesies inang yang mungkin.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×