kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.404.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.245
  • IDX 7.314   -8,12   -0,11%
  • KOMPAS100 1.146   -0,08   -0,01%
  • LQ45 923   0,02   0,00%
  • ISSI 219   1,20   0,55%
  • IDX30 461   -1,29   -0,28%
  • IDXHIDIV20 553   -2,77   -0,50%
  • IDX80 129   0,20   0,16%
  • IDXV30 130   -1,13   -0,86%
  • IDXQ30 155   -0,81   -0,52%

Cek Aset-Aset Teraman Saat Perang Berkecamuk ala Warren Buffett


Minggu, 16 Juni 2024 / 03:13 WIB
Cek Aset-Aset Teraman Saat Perang Berkecamuk ala Warren Buffett
ILUSTRASI. Menurut Warren Buffett, saat perang berkecamuk, investor sebaiknya tidak membuang saham. REUTERS/Rick Wilking


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NASIHAT WARREN BUFFETT - Perang masih berkecamuk di sebagian belahan dunia. Bahkan, di Timur Tengah, situasinya kian memanas. 

Investor tentu khawatir dengan kondisi saat ini. Banyak investor yang bertanya-tanya, aset apa yang paling aman untuk investasi saat perang.

Warren Buffett memiliki nasehat yang telah dia jalankan selama dirinya menjadi investor saat terjadi perang. 

Mengutip Business Insider, menurut Warren Buffett, saat perang berkecamuk, investor sebaiknya tidak membuang saham. 

Investor juga disarankan tidak menimbun uang tunai, atau membeli emas atau bitcoin saat terjadi perang. Pasalnya, dia yakin berinvestasi dalam bisnis adalah cara terbaik untuk membangun kekayaan seiring berjalannya waktu.

Investor miliarder dan CEO Berkshire Hathaway mengatakan kepada CNBC pada bulan Maret 2014 bahwa invasi Rusia ke Ukraina pada saat itu tidak akan mendorongnya untuk menjual saham apa pun.

“Jika saham lebih murah, kemungkinan besar saya akan membelinya,” katanya.

Baca Juga: Ini Sektor Saham yang Bisa Beri Dividen Terus Menerus Menurut Warren Buffett

Langkah ini menunjukkan fakta bahwa Warren Buffett gembira saat harga saham yang dia beli secara aktif telah turun. 

Investor tersebut menambahkan bahwa dia tidak akan menjual saham yang dimilikinya bahkan jika konflik meningkat menjadi perang dingin atau Perang Dunia III.

"Nah, kalau Anda memberi tahu saya semua hal itu akan terjadi, saya akan tetap membeli sahamnya," katanya. 

Dia menambahkan, “Anda akan menginvestasikan uang Anda pada sesuatu seiring berjalannya waktu. Satu hal yang Anda yakini adalah jika kita terlibat dalam perang yang sangat besar, nilai uang akan turun. Maksud saya, hal itu terjadi di hampir setiap perang yang saya ketahui. Jadi, hal terakhir yang ingin Anda lakukan adalah menahan uang selama perang.”

Buffett, yang mengatakan dia menghindari melakukan bisnis di Rusia setelah mengalami masalah di sana, menekankan bahwa pasar saham AS meningkat selama Perang Dunia II dan terus menguat seiring berjalannya waktu.

Baca Juga: 9 Nasihat Berbisnis dari Elon Musk yang Bisa Dicontek Pebisnis Pemula




TERBARU
Kontan Academy
[ntensive Boothcamp] Business Intelligent with Ms Excel Pre-IPO : Explained

[X]
×