kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

CEO Alibaba kerap evaluasi diri pada Tahun Baru Imlek, untuk apa?


Rabu, 16 Oktober 2019 / 11:46 WIB

CEO Alibaba kerap evaluasi diri pada Tahun Baru Imlek, untuk apa?
ILUSTRASI. dina.mirayanti-foto 2 Daniel Zhang.Alibaba Catatkan Transaksi Penjualan Rp 451 Triliun dari Festival 11.11


KONTAN.CO.ID - BEIJING. Daniel Zhang menjabat sebagai CEO dan pimpinan raksasa e-commerce Alibaba menggantikan Jack Ma. Belum lama ini, Zhang mengungkap salah satu strategi yang dilakukannya agar Alibaba tetap menjadi e-commerce papan atas dunia.

Dilansir dari CNBC, Selasa (15/10/2019), dalam sebuah wawancara dengan McKinsey Quarterly, Zhang mengatakan dirinya melakukan evaluasi diri setiap Tahun Baru Imlek. Apa tujuannya?

Menurut Zhang, itu dilakukan untuk mengukur jumlah ide dan bisnis yang dilakukannya dalam setahun terakhir. Dalam proses evaluasi diri ini, ia akan fokus pada peluang-peluang baru. Zhang mengaku ia tak hanya mengukur kinerja bisnis secara langsung.

Baca Juga: Warren Buffett: Menabung bukan hal terpenting dalam hidup

"Hari ini ide itu mungkin baru, sekecil apapun, namun akan menjadi jauh lebih besar di masa mendatang. Mungkin (ide) itu akan menjadi bisnis penting bagi Alibaba," ungkap Zhang.

Menurut dia, inspirasi ide-ide tersebut beberapa di antaranya berasal dari kerisauan dan kesulitan konsumen. Inilah yang menjadi pemicu lahirnya ide bisnis berupa gerai ritel Alibaba Freeshippo. Zhang berkata, perusahaan-perusahaan e-commerce tradisional seringkali tak bisa mengirimkan produk-produk segar kepada konsumen.

"Anda (seringkali) tidak bisa mengirim ikan segar ke rumah konsumen ketika ia masih di kantor," jelas dia.

Gerai ritel Freeshippo dikembangkan untuk menjawab tantangan tersebut. Setelah konsumen mengunjungi gerai Freeshippo, daftar belanja mereka disimpan di aplikasi Freeshippo. Kemudian, konsumen bisa menerima kiriman barang tersebut ke rumah dalam waktu singkat, yakni 30 menit.

Baca Juga: Jeff Bezos lebih suka pakai memo daripada PowerPoint saat rapat

Zhang mengambil alih posisi pimpinan Alibaba setelah Jack Ma memutuskan pensiun pada bulan September 2019 lalu. Gaya kepemimpinan Ma berbeda dengan Zhang. Ma dipandang sebagai pemimpin yang eksentrik dan visioner, sementara Zhang lebih tenang dan terarah.

Namun, di balik ketenangannya, Zhang pun membukukan kinerja yang fantastis. Pada ajang belanja online 11:11 Global Shopping Festival tahun lalu, misalnya, Alibaba mencatat rekor transaksi US$ 30,8 miliar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "CEO Alibaba Evaluasi Diri Tiap Tahun Baru Imlek, Buat Apa?"
Penulis : Sakina Rakhma Diah Setiawan
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan


Sumber : Kompas.com
Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Video Pilihan

Tag

Close [X]
×