kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Warren Buffett: Menabung bukan hal terpenting dalam hidup


Rabu, 16 Oktober 2019 / 11:23 WIB

Warren Buffett: Menabung bukan hal terpenting dalam hidup
ILUSTRASI. NEW YORK, NY - SEPTEMBER 19: Philanthropist Warren Buffett is joined onstage by 24 other philanthropist and influential business people featured on the Forbes list of 100 Greatest Business Minds during the Forbes Media Centennial Celebration at Pier 60 on


KONTAN.CO.ID - SAN FRANCISCO. Investor legendaris Warren Buffett pernah bilang, "Saya selalu tahu saya akan menjadi orang kaya. Saya tidak pernah meragukannya semenit pun."

Dalam kesempatan lain, Buffett juga mengatakan, menabung uang bukan hal terpenting yang harus dilakukan dalam hidup. Hal ini dia ungkapkan saat menjawab pertanyaan seorang anak berusia 17 tahun tentang kepuasan diri yang tertunda.

Baca Juga: Warren Buffett: Orang kaya tidak bayar pajak yang cukup untuk negara

"Anda tidak menabung dengan tidak menonton bioskop. Banyak hal yang bisa dikatakan mengenai menabung uang dengan menghambat diri Anda sendiri dari bersenang-senang. Kepuasan yang tertunda bukan alasan yang tepat," jelasnya seperti yang dilansir dari The Economic Times

Buffett bilang, tidak ada hubungan antara uang dan kebahagiaan. "Jika Anda bahagia mendapatkan uang US$ 20.000 atau US$ 50.000, Anda tidak akan bahagia saat mendapat US$ 5 juta. Banyaknya uang memang bisa membuat orang lebih bahagia. Anda lebih bahagia karena Anda memiliki keamanan finansial. Jangan menunda kepuasan diri," paparnya. 

Ada satu lagi pesan bagus dari Chief Executive Officer Berkshire Hathaway yang saat ini berusia 88 tahun tentang kapitalisme. Saat menjawab pertanyaan dari investor dan jurnalis di sesi tanya jawab di Rapat Umum Pemegang Saham pada Mei 2019 lalu, dia mengaku "Saya seorang kapitalis. Saya percaya kita tidak akan duduk di sini kecuali untuk sistem pasar dan aturan hukum ... yang terkandung di negara ini Jadi, Anda tidak perlu khawatir tentang saya berubah dengan cara itu."

Baca Juga: Warren Buffett memprediksi kejatuhan pasar saham, apakah dia benar?

Dalam sesi lain, dia juga mengutarakan pandangannya soal Bitcoin. Investor legendaris itu berkata, “Saat berbulan madu di tahun 1952, saya melihat banyak orang bermain roulette. Saya mengatakan kepada istri saya, kita akan menghasilkan banyak uang. Bitcoin menimbulkan kembali perasaan itu.”  


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Video Pilihan


Close [X]
×