kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Jeff Bezos lebih suka pakai memo daripada PowerPoint saat rapat


Rabu, 16 Oktober 2019 / 08:05 WIB


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  CEO Amazon Jeff Bezos punya gaya managamen nontradisional saat mengadakan pertemuan di Amazon. Orang terkaya dunia ini melarang penggunaan PowerPoint saat rapat.

Sebagai gantinya, peserta rapat diberikan memo sebanyak enam halaman yang disusun secara naratif.  Mereka diberi waktu membaca dalam diam selama 30 menit memo tersebut sambil membuat catatan atasnya.

Baca Juga: Ini tiga saham Warren Buffet yang layak dibeli pada bulan Oktober 2019

Bezos menyebut gaya rapat yang dijalankan di Amazon ini merupakan hal terbaik yang pernah mereka lakukan.

"Bertahun-tahun yang lalu, kami melarang presentasi menggunakan PowerPoint di Amazon dan itu mungkin hal paling cerdas yang pernah kami lakukan," ujar Bezos di Forum Kepemimpinan Bush Center pada 2018 seperti dilansir CNBC, Selasa (15/10).

Menurut Bezos, memo yang diberikan kepada peserta rapat seharusnya menciptakan konteks apa yang akan didiskusikan kemudian.  Bagi Bezos cara ini akan menantang para eksekutifnya untuk benar-benar menunjukkan dalam rapat bahwa mereka telah membaca memo tersebut dengan baik.

Bezos bukan satu-satunya CEO yang meyakini pertemuan seperti itu. CEO Twitter dan Square Jack Dorsey juga menggunakan metode yang sama. Mereka memulai pertemuan dimulai dengan membaca selama 10 menit dalam diam dari Google  Doc.

Baca Juga: Jeff Bezos: Ini satu-satunya prinsip kepemimpinan Amazon yang paling mengejutkan

Dorsey pada 2018 mengatakan, sebagian besar pertemuan yang dia selenggarakan sekarang ini berbasis Google doc, dimulai dengan 10 menit membaca dan berkomentar langsung di doc.

"Praktik ini memberikan waktu yang sama kepada semua peserta mendapatkan halaman yang sama, memungkinkan kita bekerja dari banyak tempat dan lebih cepat mencapai kebenaran atau berpikir kritis," tuturnya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×