kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.941   2,00   0,01%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

FIFA Akhirnya Cairkan Hadiah Timnas Yordania yang Tertunda 8 Bulan


Jumat, 07 Agustus 2026 / 07:57 WIB
FIFA Akhirnya Cairkan Hadiah Timnas Yordania yang Tertunda 8 Bulan
ILUSTRASI. Dolar AS, Forex, Bond (REUTERS/Thomas White)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - FIFA akhirnya mencairkan hadiah untuk Timnas Yordania yang sempat tertunda selama delapan bulan. 

Dana tersebut merupakan bonus atas keberhasilan Yordania melaju hingga final Piala Arab FIFA 2025 di Qatar.

Kabar pencairan dana itu disampaikan langsung oleh Presiden Federasi Sepak Bola Yordania (Jordan Football Association/JFA), Pangeran Ali bin Hussein, melalui media sosial X pada Kamis (6/8).

Pengumuman tersebut muncul hanya dua hari setelah ia melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Baca Juga: Gianni Infantino Terus Didesak Mundur, 5 Nama Ini Difavoritkan Jadi Presiden FIFA

Tunggakan Hadiah 8 Bulan

Pangeran Ali mengatakan hadiah tersebut seharusnya sudah diterima para pemain dan staf pelatih Timnas Yordania sejak Desember 2025, tidak lama setelah timnya menjadi runner-up Piala Arab FIFA.

"Terima kasih kepada administrasi FIFA yang pagi ini akhirnya menyerahkan dana yang menjadi hak para pemain dan staf pelatih kami atas keberhasilan Timnas Yordania mencapai final Piala Arab FIFA di Qatar Desember lalu," tulis Pangeran Ali, dikutip Reuters.

Ia menegaskan bahwa pembayaran tersebut terlambat sekitar delapan bulan dari waktu yang semestinya.

Meski menyambut baik pencairan dana itu, Pangeran Ali menilai keterlambatan tersebut tidak seharusnya terjadi dan menjadi bagian dari persoalan yang lebih besar dalam tata kelola organisasi sepak bola dunia.

FIFA Beri Tekanan Politik

Sebelum dana hadiah dicairkan, Pangeran Ali sempat melontarkan tuduhan serius terhadap FIFA.

Ia mengaku federasinya pernah mendapat pesan secara lisan bahwa dukungan terhadap Gianni Infantino dalam pemilihan Presiden FIFA dapat membantu menyelesaikan sejumlah persoalan yang dihadapi JFA, termasuk pencairan hadiah yang belum dibayarkan.

Pangeran Ali menyebut praktik tersebut sebagai bentuk tekanan yang tidak semestinya terjadi dalam organisasi sepak bola internasional.

Baca Juga: Deretan Kontroversi Gianni Infantino Selama 10 Tahun Memimpin FIFA

Yordania Konsisten Menentang Infantino

Pangeran Ali menegaskan bahwa pencairan hadiah tidak mengubah sikap Federasi Sepak Bola Yordania terhadap kepemimpinan FIFA.

Menurutnya, JFA tetap tidak akan memberikan dukungan maupun suara kepada Gianni Infantino dalam pemilihan Presiden FIFA mendatang.

Ia juga menilai keterlambatan pembayaran hadiah menjadi gambaran persoalan yang kerap muncul menjelang pemilihan presiden FIFA.

Di tengah polemik tersebut, FIFA sebelumnya telah meminta maaf kepada federasi-federasi anggotanya atas kesalahan dalam proposal penjualan sebagian hak komersial Piala Dunia yang akhirnya dibatalkan.

Meski sempat menghadapi kritik dari sejumlah anggota, pimpinan FIFA dalam pertemuan di Maroko tetap menyatakan dukungan terhadap Gianni Infantino untuk melanjutkan kepemimpinannya.

Baca Juga: UEFA hingga Luis Figo, Ini Daftar Pihak yang Menentang Gianni Infantino




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×