kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

AS Terapkan Tarif 15% atas Produk Polysilicon, Trump Bidik Dominasi China


Jumat, 07 Agustus 2026 / 06:16 WIB
AS Terapkan Tarif 15% atas Produk Polysilicon, Trump Bidik Dominasi China
ILUSTRASI. polysilicon, bahan baku utama dalam pembuatan semikonduktor dan panel surya (Dok/PLN)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan serangkaian kebijakan perdagangan baru untuk melindungi industri dalam negeri yang memproduksi polysilicon, bahan baku utama dalam pembuatan semikonduktor dan panel surya.

Mengutip Reuters, Gedung Putih pada Kamis (6/8/2026) menetapkan tarif sebesar 15% serta harga minimum impor (price floor) untuk berbagai produk berbahan dasar polysilicon.

Baca Juga: Bursa Global Turun Kamis (6/8) Jelang Data Tenaga Kerja AS, Harga Minyak Melonjak

Kebijakan tersebut diterbitkan melalui proklamasi berdasarkan Section 232 Trade Expansion Act 1962, yang memungkinkan pemerintah AS menerapkan pembatasan impor atas alasan keamanan nasional.

Langkah ini bertujuan melindungi produsen polysilicon AS dari persaingan produk asal China.

Polysilicon merupakan silikon dengan tingkat kemurnian sangat tinggi yang menjadi bahan dasar dalam rantai pasok industri semikonduktor dan energi surya.

Bahan ini diolah menjadi wafer silikon, kemudian diproses menjadi sel surya sebelum dirakit menjadi modul atau panel surya.

Kebijakan perdagangan tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada 4 Desember 2026.

Baca Juga: Trump Kembali Batasi Kewarganegaraan Otomatis di AS, Ini Isi Aturan Barunya

Tetapkan Harga Minimum Impor

Berdasarkan dokumen Gedung Putih, pemerintah AS menetapkan harga minimum impor sebagai berikut:

  • US$ 21 per kilogram untuk polysilicon.
  • US$ 100 per kilogram untuk ingot dan wafer polysilicon.
  • US$ 0,22 per watt untuk sel surya.
  • US$ 0,38 per watt untuk modul atau panel surya.

Baca Juga: Dolar AS Menguat terhadap Yen Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS

Selain tarif dan harga minimum, Trump juga memberikan kewenangan kepada Departemen Perdagangan AS untuk membentuk program insentif bagi perusahaan yang berinvestasi membangun fasilitas produksi polysilicon maupun produk turunannya di Amerika Serikat.

Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa pemerintahan Trump memang tengah menyiapkan skema perlindungan perdagangan yang mengombinasikan harga minimum impor dengan pengenaan tarif guna memperkuat daya saing industri domestik di sektor strategis tersebut.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×