Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Harga emas bergerak stabil pada perdagangan Jumat (7/8/2026) dan berada di jalur mencatat kenaikan mingguan terbesar sejak Januari.
Pelemahan harga minyak membantu menopang logam mulia, sementara investor menanti rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Baca Juga: Taiwan Latihan Pertahankan Jembatan Strategis, Antisipasi Potensi Serangan China
Mengutip Reuters, Jumat (7/8), harga emas spot relatif tidak berubah di level US$ 4.235,57 per ons troi pada pukul 00.45 GMT. Secara mingguan, harga emas telah menguat sekitar 4,8%.
Sementara itu, harga emas berjangka AS turun tipis 0,1% ke US$ 4.293,80 per ons troi.
Penguatan emas sepanjang pekan ini didukung oleh penurunan harga minyak mentah yang meredakan kekhawatiran inflasi. Kondisi tersebut mengurangi ekspektasi bahwa suku bunga akan bertahan tinggi lebih lama.
Meski emas dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga biasanya mengurangi daya tarik logam mulia karena tidak memberikan imbal hasil (yield).
Pelaku pasar kini menantikan laporan nonfarm payrolls (NFP) Amerika Serikat untuk Juli yang dijadwalkan dirilis pada pukul 12.30 GMT. Data tersebut akan menjadi acuan penting dalam menilai prospek kebijakan moneter The Fed.
Baca Juga: Kontroversi Coach Hong Myung-bo Berlanjut, Polisi Geledah Federasi Sepak Bola Korsel
Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar saat ini memperkirakan peluang sekitar 55% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada September.
Sentimen tersebut juga diperkuat oleh pernyataan Presiden Federal Reserve Bank St. Louis Alberto Musalem, yang menilai bank sentral seharusnya sudah menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan pekan lalu.
Sebelumnya, pada 29 Juli, The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 3,50% hingga 3,75%, meskipun inflasi masih berada jauh di atas target 2%.
Di sisi lain, data ekonomi terbaru menunjukkan jumlah warga Amerika Serikat yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran naik tipis pada pekan lalu.
Namun, jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) turun ke level terendah dalam dua tahun pada Juli, mengindikasikan pasar tenaga kerja AS masih relatif stabil.
Baca Juga: Jepang Catat Rekor Intervensi Valas, Jual Dolar US$ 40 Miliar demi Topang Yen
Adapun pergerakan logam mulia lainnya cenderung melemah. Harga perak spot turun 0,4% menjadi US$ 61,26 per ons troi, platinum turun 0,5% ke US$ 1.720,75 per ons troi, dan paladium juga melemah 0,5% menjadi US$ 1.363,50 per ons troi.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
