Reporter: Harris Hadinata | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - OTTAWA. Investor asing meningkatkan kepemilikan surat berharga Kanada secara signifikan sepanjang tujuh bulan pertama 2026. Menurut rilis Statistics Canada, Kamis (17/9/2026), investasi asing pada obligasi pemerintah federal Kanada mencapai rekor C$ 104,0 miliar pada Januari-Juli 2026.
Jumlah tersebut setara dengan Rp 1.318,54 triliun. Jumlah tersebut juga melonjak dibandingkan realisasi sebesar C$13,8 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Lonjakan tersebut turut mendorong kenaikan porsi obligasi pemerintah federal Kanada yang dimiliki investor asing. Dalam tujuh bulan pertama 2026, porsinya meningkat dari 40,2% menjadi 46,5% dari total obligasi pemerintah federal yang beredar.
Pada Juli saja, pembelian investor asing terhadap obligasi pemerintah federal mencapai C$22,7 miliar. Secara keseluruhan, investor asing menambah kepemilikan surat berharga Kanada sebesar C$20,7 miliar pada Juli 2026.
Dengan tambahan tersebut, total investasi asing pada surat berharga Kanada sejak Januari mencapai C$178,9 miliar. Pembelian pada Juli terutama berasal dari obligasi pemerintah federal dan, dalam jumlah lebih kecil, saham Kanada.
Baca Juga: Inflasi Zona Euro Naik Menjadi 3,2% di Agustus, Tekanan Harga Energi Meningkat
Namun, arus investasi asing tersebut tertahan oleh aksi pelepasan kepemilikan pada instrumen pasar uang Kanada. Investor nonresiden mengurangi kepemilikan instrumen pasar uang sebesar C$11,9 miliar pada Juli.
Penurunan terutama terjadi pada surat utang korporasi swasta sebesar C$7,6 miliar dan surat berharga pemerintah federal sebesar C$3,2 miliar.
Di pasar saham, investor asing justru mencatat pembelian terbesar sepanjang 2026. Mereka membeli saham Kanada senilai C$7,2 miliar pada Juli.
Berdasarkan sektor industri, pembelian terutama menyasar saham sektor energi dan pertambangan, dengan nilai C$7,8 miliar. Harga saham Kanada yang tercermin dari indeks komposit S&P/Toronto Stock Exchange naik 1,1% pada Juli.
Di sisi lain, investor Kanada melakukan perubahan besar terhadap portofolio investasinya di luar negeri. Pada Juli, investor Kanada mengurangi eksposur terhadap surat berharga asing sebesar C$30,6 miliar, terutama melalui penjualan saham Amerika Serikat dan, dalam jumlah lebih kecil, obligasi pemerintah AS.
Penjualan saham AS oleh investor Kanada mencapai C$31,0 miliar pada Juli. Ini menjadi divestasi terbesar yang pernah tercatat.
Baca Juga: Bank of America Rekrut Bankir Goldman Sachs Perkuat Bisnis Asia
Aksi tersebut terjadi setelah investor Kanada sebelumnya menginvestasikan C$78,1 miliar pada saham AS sepanjang paruh pertama 2026. Divestasi Juli terutama terjadi pada saham perusahaan teknologi besar AS.
Investor Kanada juga mengurangi kepemilikan obligasi pemerintah AS sebesar C$5,1 miliar pada Juli. Aksi tersebut menjadi divestasi bulanan keenam berturut-turut dan membuat total divestasi obligasi pemerintah AS sejak Januari mencapai C$37,3 miliar.
Sebagian aksi pelepasan tersebut diimbangi pembelian obligasi korporasi AS sebesar C$1,8 miliar dan obligasi negara non-AS sebesar C$3,3 miliar. Pada Juli, tingkat suku bunga jangka panjang AS meningkat, sementara dolar AS terdepresiasi terhadap dolar Kanada.
Secara keseluruhan, transaksi surat berharga internasional menghasilkan arus dana bersih sebesar C$51,3 miliar ke perekonomian Kanada pada Juli. Arus tersebut merupakan hasil kombinasi antara investasi asing sebesar C$20,7 miliar pada surat berharga Kanada dan pengurangan investasi investor Kanada pada surat berharga asing sebesar C$30,6 miliar.














