Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Harga emas tetap relatif stabil pada Selasa (10/3/2026) seiring investor mengambil sikap berhati-hati terkait ketegangan di Timur Tengah, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa perang melawan Iran “sudah sangat lengkap”.
Melansir Reuters, harga emas spot turun tipis 0,1% menjadi US$ 5.131,24 per ons troi pada pukul 00.51 GMT.
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April naik 0,7% ke level US$ 5.141,40 per ons troi.
Baca Juga: Trump Putar Otak: Pertimbangkan Pelonggaran Sanksi Rusia Demi Minyak?
Pelemahan dolar AS sebesar 0,4% membuat emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.
Trump pada Senin (9/3/2026) memprediksi perang dapat segera berakhir, lebih cepat dari perkiraan awalnya selama empat minggu, meski pihak garis keras Iran mendukung pemimpin tertinggi baru, Mojtaba Khamenei, menunjukkan ketidakmauan untuk mundur.
Konflik tersebut telah menutup Selat Hormuz, jalur strategis untuk sekitar seperlima pasokan minyak dan gas cair dunia, membuat kapal tanker terhenti lebih dari satu pekan dan memaksa produsen menghentikan produksi karena kapasitas penyimpanan penuh.
Akibatnya, harga energi melonjak, memicu kekhawatiran inflasi dan menurunkan prospek penurunan suku bunga jangka pendek oleh Federal Reserve AS.
Investor kini memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada akhir rapat dua hari pada 18 Maret, menurut alat FedWatch CME Group.
Peluang The Fed menahan suku bunga pada Juni, yang sebelumnya di bawah 43% saat perang dimulai, kini meningkat menjadi lebih dari 63%.
Baca Juga: Trump Ancam Eskalasi Perang Iran, tapi Sebut Konflik Bisa Segera Berakhir
Emas sebagai Lindung Nilai
Emas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, sementara suku bunga rendah meningkatkan daya tariknya sebagai aset tanpa imbal hasil.
Pasar saat ini menantikan indeks harga konsumen (CPI) AS untuk Februari yang akan dirilis Rabu dan indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) indikator inflasi favorit Fed pada Jumat.
Untuk logam lainnya: harga perak spot naik 0,4% menjadi US$ 87,32 per ons troi, platinum spot turun 0,6% menjadi US$ 2.168,52 per ons dan palladium spot melemah 0,1% menjadi US$ 1.689,11 per ons troi.
Pergerakan ini mencerminkan sikap investor yang masih waspada terhadap perkembangan geopolitik dan implikasi ekonomi jangka pendek dari konflik di Timur Tengah.













