kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,67   6,06   0.79%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Cerita Italia dilanda panic buying: Rak-rak supermarket kosong, masker sulit didapat


Selasa, 25 Februari 2020 / 10:25 WIB
Cerita Italia dilanda panic buying: Rak-rak supermarket kosong, masker sulit didapat
ILUSTRASI. Rak-rak supermarket di Milan mulai kosong. TWITTER/@KEVINDAKQ via REUTERS.

Sumber: CNN,Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Sementara itu, mengutip CNN, tim pakar kesehatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa tiba di Italia pada hari Senin, untuk membantu pihak berwenang setempat.

Pihak berwenang mengumumkan pembatasan besar pada akhir pekan untuk bagian-bagian wilayah Lombardy dan Veneto. Pembatasan ini mempengaruhi sekitar 100.000 orang.

Baca Juga: Akibat virus corona, sejumlah pertandingan Serie A bakal digelar tanpa penonton

Tempat wisata telah ditutup, pertemuan pribadi telah dilarang dan sekolah telah ditutup. Orang-orang di dalam area ini diminta untuk tetap di dalam dan menghindari kontak dengan orang lain. Menurut menteri kesehatan Italia, langkah-langkah tersebut juga mencakup pembatasan transportasi di beberapa tempat dan pengawasan dan karantina individu yang mungkin terpapar virus.

Baca Juga: Korban meninggal dunia ketujuh virus corona di Italia bikin Eropa panik

WHO menyatakan prihatin atas apa yang disebutnya peningkatan yang sangat "cepat" dalam kasus yang dilaporkan di Italia. "Namun, harus juga dicatat bahwa berdasarkan data saat ini, dalam sebagian besar kasus 4 dari setiap 5 orang mengalami gejala ringan atau tidak ada gejala," kata organisasi itu dalam sebuah pernyataan seperti yang dilansir CNN.



TERBARU

[X]
×