kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.903   17,00   0,10%
  • IDX 6.115   -31,30   -0,51%
  • KOMPAS100 787   -4,80   -0,61%
  • LQ45 604   -1,96   -0,32%
  • ISSI 214   -1,30   -0,61%
  • IDX30 335   -0,40   -0,12%
  • IDXHIDIV20 430   -0,33   -0,08%
  • IDX80 90   -0,50   -0,55%
  • IDXV30 117   -0,05   -0,05%
  • IDXQ30 110   -0,04   -0,03%

China akan konsolidasikan industri kendaraan listrik yang penuh sesak


Senin, 13 September 2021 / 11:46 WIB
ILUSTRASI. Mobil listrik china. REUTERS/Thomas Peter


Reporter: Adrianus Octaviano, Adrianus Octaviano | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Menteri Industri dan Teknologi Informasi China Xiao Yaqing menyebutkan bahwa pihaknya akan mendorong konsolidasi terhadap industri kendaraan listrik (EV) mengingat saat ini negara tersebut memiliki terlalu banyak produsen EV.

Selain itu, Xiao Yaqing juga mengatakan China akan meningkatkan jaringan pengisian dan mengembangkan penjualan EV di pasar pedesaan.

Mengutip Reuters, promosi pemerintah terhadap kendaraan yang lebih ramah lingkungan untuk mengurangi polusi memang telah mendorong produsen mobil listrik seperti Nio Inc, Xpeng Inc dan BYD Co Ltd untuk memperluas kapasitas produksi di China.

Baca Juga: Harga Masih Tinggi, Beijing Minta Pebisnis Tetapkan Harga Komoditas secara Wajar

Xiao mengatakan kementerian sedang mempercepat solusi alternatif untuk mengatasi kekurangan pasokan chip otomatis.

Kekurangan chip global yang berkepanjangan telah mempengaruhi produsen mobil besar, termasuk Ford Motor, Honda Motor, dan Volkswagen, memaksa banyak orang untuk menganggur atau mengurangi produksi.

Asal tahu saja, regulator pasar China pekan lalu juga telah mendenda tiga perusahaan penjualan chip mobil karena menaikkan harga. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu produksi mobil di pasar kendaraan terbesar di dunia itu.

Selanjutnya: China Semiconductor Manufacturing bakal bangun pabrik chip senilai US$ 8,87 miliar




TERBARU

[X]
×