kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

China akan konsolidasikan industri kendaraan listrik yang penuh sesak


Senin, 13 September 2021 / 11:46 WIB
ILUSTRASI. Mobil listrik china. REUTERS/Thomas Peter


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Menteri Industri dan Teknologi Informasi China Xiao Yaqing menyebutkan bahwa pihaknya akan mendorong konsolidasi terhadap industri kendaraan listrik (EV) mengingat saat ini negara tersebut memiliki terlalu banyak produsen EV.

Selain itu, Xiao Yaqing juga mengatakan China akan meningkatkan jaringan pengisian dan mengembangkan penjualan EV di pasar pedesaan.

Mengutip Reuters, promosi pemerintah terhadap kendaraan yang lebih ramah lingkungan untuk mengurangi polusi memang telah mendorong produsen mobil listrik seperti Nio Inc, Xpeng Inc dan BYD Co Ltd untuk memperluas kapasitas produksi di China.

Baca Juga: Harga Masih Tinggi, Beijing Minta Pebisnis Tetapkan Harga Komoditas secara Wajar

Xiao mengatakan kementerian sedang mempercepat solusi alternatif untuk mengatasi kekurangan pasokan chip otomatis.

Kekurangan chip global yang berkepanjangan telah mempengaruhi produsen mobil besar, termasuk Ford Motor, Honda Motor, dan Volkswagen, memaksa banyak orang untuk menganggur atau mengurangi produksi.

Asal tahu saja, regulator pasar China pekan lalu juga telah mendenda tiga perusahaan penjualan chip mobil karena menaikkan harga. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu produksi mobil di pasar kendaraan terbesar di dunia itu.

Selanjutnya: China Semiconductor Manufacturing bakal bangun pabrik chip senilai US$ 8,87 miliar




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×