Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Microsoft merilis daftar negara yang paling banyak menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) pada kuartal I 2026.
Dalam laporan bulan Maret 2026, Indonesia berada di peringkat ke-77, masih tertinggal dibandingkan banyak negara lain, termasuk sejumlah negara di kawasan Asia.
Mengutip Visual Capitalist, Microsoft mengukur persentase penduduk usia kerja yang menggunakan layanan AI setidaknya 90 menit setiap bulan.
Secara global, sekitar 17,8% penduduk usia produktif kini tercatat rutin memanfaatkan AI untuk mendukung berbagai aktivitas.
Baca Juga: Apa Itu Hegemoni AI? China Tuduh AS Batasi Kemajuan Teknologi
Daftar Negara Paling Gemar Gunakan AI
| No. | Negara | Penduduk Usia Kerja yang Rutin Gunakan AI |
|---|---|---|
| 1 | Uni Emirat Arab | 70,1% |
| 2 | Singapura | 63,4% |
| 3 | Norwegia | 48,6% |
| 4 | Irlandia | 48,4% |
| 5 | Prancis | 47,8% |
| 6 | Spanyol | 44,2% |
| 7 | Selandia Baru | 43,0% |
| 8 | Inggris | 42,2% |
| 9 | Belanda | 42,1% |
| 10 | Qatar | 41,8% |
| 11 | Australia | 39,5% |
| 12 | Belgia | 39,0% |
| 13 | Israel | 38,1% |
| 14 | Swiss | 37,8% |
| 15 | Kanada | 37,3% |
UEA dan Singapura Paling Aktif
Laporan Microsoft menunjukkan UEA menjadi negara dengan tingkat penggunaan AI tertinggi di dunia.
Sekitar 70,1% penduduk usia kerja di negara tersebut rutin menggunakan AI. Posisi kedua ditempati Singapura, disusul Norwegia, Irlandia, dan Prancis.
Microsoft menilai tingginya penggunaan AI di UEA dan Singapura tidak lepas dari investasi besar di bidang infrastruktur digital serta upaya pemerintah yang mendorong pemanfaatan AI di sektor bisnis, pendidikan, dan layanan publik.
Meski menjadi rumah bagi sejumlah perusahaan AI terbesar seperti Microsoft, OpenAI, Google, Meta, dan Anthropic, Amerika Serikat justru belum masuk 20 besar negara dengan tingkat penggunaan AI tertinggi.
Microsoft mencatat tingkat penggunaan AI di Amerika Serikat berada di angka 31,3%. Artinya, masih ada lebih dari 20 negara yang memiliki tingkat penggunaan AI lebih tinggi.
Baca Juga: Apple Cetak Sejarah, Sempat Jadi Perusahaan Termahal Dunia Salip Nvidia
Indonesia Ada di Peringkat 77
Berdasarkan data Microsoft, 14,1% penduduk usia kerja di Indonesia telah rutin menggunakan AI. Persentase tersebut menempatkan Indonesia di urutan ke-77 dunia.
Angka itu masih berada di bawah rata-rata sejumlah negara maju maupun beberapa negara di Asia. Kondisi tersebut menunjukkan penggunaan AI di Indonesia masih memiliki ruang yang besar untuk berkembang.
Selain mendominasi posisi teratas, negara-negara Asia juga mencatat pertumbuhan penggunaan AI yang paling pesat.
Menurut Microsoft, 10 dari 15 negara dengan kenaikan pengguna AI tercepat berasal dari Asia.
Korea Selatan menjadi negara dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 43,2% dibandingkan paruh pertama 2025. Setelah itu ada Thailand, Jepang, dan Mongolia.
Microsoft menilai peningkatan tersebut didukung oleh kemampuan AI yang kini semakin baik dalam memahami berbagai bahasa, termasuk bahasa-bahasa Asia.
Baca Juga: Microsoft Pecahkan Rekor, Nilai Pasar Melonjak Rp8.100 Triliun dalam Sehari













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
