kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

UEFA Tolak Permintaan Irlandia Hindari Israel dalam Undian Kompetisi


Sabtu, 19 September 2026 / 21:50 WIB
UEFA Tolak Permintaan Irlandia Hindari Israel dalam Undian Kompetisi
ILUSTRASI. Bola resmi UEFA Champions League musim 2025/26 (Dok./UEFA)


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - UEFA pada hari Sabtu (19/9) menyatakan bahwa keputusan mengenai apakah tim nasional perlu dipisahkan dalam pengundian kompetisi diambil berdasarkan kasus per kasus dan terutama didasarkan pada pertimbangan keamanan. 

Pernyataan ini muncul setelah asosiasi sepak bola Irlandia mengungkapkan bahwa permintaan mereka untuk menghindari pertemuan dengan Israel di masa mendatang telah ditolak.

Kepala Eksekutif Asosiasi Sepak Bola Irlandia (FAI), David Courell, mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya telah bertanya kepada UEFA apakah Republik Irlandia dan Israel dapat dipisahkan dalam pengundian di masa depan, setelah kedua tim dipertemukan dalam undian Nations League bulan Februari lalu.

Baca Juga: Trump Blokir CNN, MS NOW dan Politico dari Gedung Putih

Kedua tim dijadwalkan untuk bertanding pada 27 September dan 4 Oktober dalam kompetisi tersebut.

UEFA, badan pengatur sepak bola Eropa, menyatakan bahwa permintaan untuk mencegah tim tertentu saling berhadapan dalam undian akan dipertimbangkan secara individual.

"Keputusan untuk menghindari pertemuan antara tim-tim tertentu diambil dengan mempertimbangkan beberapa faktor, terutama kondisi antara kedua negara yang dapat menimbulkan risiko keamanan yang bersifat struktural," demikian pernyataan UEFA.

"UEFA menangani setiap situasi dengan sangat hati-hati berdasarkan kondisinya masing-masing serta memantau semua fakta dan perkembangan yang ada."

Courell mengatakan kepada wartawan bahwa FAI telah diberi tahu bahwa pengaturan semacam itu tidak dimungkinkan karena Irlandia dan Israel tidak pernah terlibat dalam konflik langsung.

Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) juga menanggapi komentar Courell dengan mempertanyakan apakah permintaan resmi memang telah diajukan kepada UEFA.

"Pertanyaan ini seharusnya ditujukan kepada UEFA: apakah ada permintaan atau pertanyaan resmi mengenai masalah ini, atau apakah ini sekadar pernyataan lain yang tidak substansial?" ujar kepala komunikasi IFA, Shlomi Barzel, kepada Reuters.

"Karena kami sudah lama berhenti memusingkan pernyataan-pernyataan yang jauh dari kenyataan, kami kini berfokus pada persiapan profesional berkualitas tinggi demi mencapai target kami di lapangan."

Pertandingan-pertandingan ini menuai kontroversi di Irlandia di tengah konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

November lalu, anggota FAI memberikan suara mayoritas yang mendukung dewan pengurus untuk meminta UEFA menangguhkan keanggotaan IFA dari kompetisi Eropa, sementara pada bulan Mei, sejumlah pesepak bola dan tokoh ternama Irlandia bergabung dalam kampanye boikot terhadap pertandingan kandang Nations League yang melibatkan Irlandia. 

Pertandingan kandang Irlandia yang dijadwalkan pada 4 Oktober akan digelar tanpa penonton di Backa Topola, Serbia, dan bukan di Dublin; sementara itu, pendukung Irlandia tidak akan mendapatkan tiket untuk pertandingan kandang Israel di Debrecen, Hungaria, pada akhir pekan sebelumnya.

Baca Juga: Bisnis Porsche Tertekan, Volkswagen Bakal PHK Lebih dari 4.000 Pekerja




TERBARU

[X]
×