Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran dilaporkan menewaskan sejumlah tokoh penting politik dan militer, mengguncang inti kepemimpinan Republik Islam di tengah konflik regional yang juga mengganggu pasar energi dan jalur pelayaran global.
Melansir Reuters Senin (6/4/2026), berikut sejumlah tokoh paling menonjol yang dilaporkan tewas:
Baca Juga: Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Tewas dalam Serangan Gabungan AS-Israel
Pemimpin Tertinggi
Ali Khamenei
Pemimpin Tertinggi Iran sejak 1989 ini dilaporkan tewas pada usia 86 tahun dalam serangan udara AS-Israel pada 28 Februari.
Selama lebih dari tiga dekade berkuasa, ia dikenal memperkuat kontrol politik melalui aparat keamanan serta memperluas pengaruh regional Iran, meski kerap memicu ketegangan dengan Barat terkait program nuklir.
Baca Juga: AS–Iran Terima Kerangka Gencatan Senjata, Teheran Tolak Buka Selat Hormuz
Pejabat Senior
Ali Larijani
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran ini tewas dalam serangan pada 17 Maret di Pardis. Ia dikenal sebagai tokoh berpengaruh, mantan komandan Garda Revolusi, serta penasihat dekat Khamenei.
Esmail Khatib
Menteri Intelijen Iran tewas dalam serangan Israel pada 18 Maret. Ia merupakan tokoh garis keras yang sebelumnya bekerja di kantor Khamenei sebelum memimpin badan intelijen sipil sejak 2021.
Ali Shamkhani
Penasihat dekat Khamenei dan figur kunci dalam kebijakan keamanan serta nuklir Iran, tewas dalam serangan pada 28 Februari di Teheran.
Baca Juga: Intelijen Korea Selatan: Putri Kim Jong Un Dipersiapkan Jadi Penerus
Komandan Militer Utama
Mohammad Pakpour
Panglima Garda Revolusi Iran (IRGC) tewas dalam serangan 28 Februari di Teheran. Ia sebelumnya naik jabatan setelah pendahulunya gugur dalam konflik sebelumnya.
Aziz Nasirzadeh
Menteri Pertahanan Iran yang berlatar belakang perwira angkatan udara juga tewas dalam gelombang serangan yang sama. Ia berperan penting dalam perencanaan militer.
Abdolrahim Mousavi
Kepala staf angkatan bersenjata Iran yang bertugas mengoordinasikan seluruh cabang militer, tewas dalam serangan pada 28 Februari.
Gholamreza Soleimani
Komandan pasukan paramiliter Basij, yang berperan dalam keamanan dalam negeri, tewas dalam serangan pada 17 Maret.
Behnam Rezaei
Kepala intelijen angkatan laut IRGC tewas dalam serangan Israel di Bandar Abbas pada 26 Maret.
Alireza Tangsiri
Komandan angkatan laut IRGC meninggal akibat luka setelah serangan di lokasi yang sama. Ia dikenal mengawasi strategi “kontrol cerdas” Iran atas Selat Hormuz.
Majid Khademi
Kepala intelijen IRGC tewas dalam serangan udara di Teheran pada April 2026. Ia merupakan pejabat intelijen senior yang sebelumnya memimpin organisasi perlindungan intelijen Garda Revolusi.













