kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45940,52   -22,62   -2.35%
  • EMAS952.000 -0,42%
  • RD.SAHAM -1.46%
  • RD.CAMPURAN -0.55%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

China berang AS jual persenjataan ke Taiwan


Kamis, 22 Oktober 2020 / 16:58 WIB
China berang AS jual persenjataan ke Taiwan
ILUSTRASI. Persenjataan Taiwan. REUTERS/Yimou Lee


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - BEIJING / TAIPEI. China pada Kamis mengancam akan membalas penjualan senjata AS terbaru ke Taiwan. Pemerintahan Trump telah meningkatkan dukungan untuk Taiwan melalui penjualan senjata dan kunjungan pejabat senior AS, menambah ketegangan antara Beijing dan Washington.

Beijing telah menerapkan tekanan yang meningkat pada Taiwan yang diperintah secara demokratis untuk menerima kedaulatan China, termasuk dengan menerbangkan jet tempur melintasi garis tengah Selat Taiwan yang sensitif.

Menanggapi persetujuan AS atas potensi penjualan senjata senilai US$ 1,8 miliar ke Taiwan, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan dalam jumpa pers harian bahwa penjualan semacam itu harus dihentikan.

Penjualan tersebut "sangat mengganggu urusan dalam negeri China, sangat merusak kedaulatan dan kepentingan keamanan China, mengirimkan sinyal yang sangat salah kepada pasukan kemerdekaan Taiwan, dan sangat merusak China-AS. hubungan dan perdamaian serta stabilitas di Selat Taiwan,” katanya.

"China akan membuat tanggapan yang sah dan perlu sesuai dengan bagaimana situasi berkembang," tambah Zhao.

Baca Juga: Bukan untuk berlomba melawan China, ini alasan Taiwan membeli paket senjata dari AS

Dia tidak memberikan perincian, tetapi China telah memberi sanksi kepada perusahaan-perusahaan AS di masa lalu karena menjual senjata ke Taiwan, meskipun tidak jelas bentuk apa yang telah mereka ambil.

China mengatakan penjualan senjata Taiwan akan berdampak besar pada hubungan dengan AS. Paket senjata AS terbaru termasuk sensor, rudal dan artileri, dan pemberitahuan kongres lebih lanjut diharapkan untuk drone yang dibuat oleh General Atomics dan rudal anti-kapal Harpoon berbasis darat, yang dibuat oleh Boeing Co, untuk berfungsi sebagai rudal jelajah pertahanan pantai.

Di Taipei, Menteri Pertahanan Taiwan Yen De-fa berterima kasih kepada Amerika Serikat dan mengatakan senjata itu untuk membantu Taiwan meningkatkan kemampuan pertahanan mereka untuk menghadapi "ancaman musuh dan situasi baru".

"Ini termasuk kemampuan tempur yang kredibel dan kemampuan peperangan asimetris untuk memperkuat tekad kami untuk mempertahankan diri," tambahnya.

“Ini menunjukkan betapa pentingnya AS terhadap keamanan di Indo Pasifik dan Selat Taiwan. Kami akan terus mengkonsolidasikan kemitraan keamanan kami dengan Amerika Serikat,” terangnya.

Selanjutnya: AS akan pasangkan rudal hipersonik ke kapal destroyer hingga kapal selam

 




TERBARU

[X]
×