kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.038   -39,00   -0,22%
  • IDX 5.759   -80,45   -1,38%
  • KOMPAS100 761   -10,34   -1,34%
  • LQ45 571   -9,47   -1,63%
  • ISSI 202   -1,40   -0,69%
  • IDX30 323   -5,41   -1,65%
  • IDXHIDIV20 398   -8,39   -2,06%
  • IDX80 86   -1,12   -1,28%
  • IDXV30 109   -2,71   -2,44%
  • IDXQ30 104   -1,87   -1,76%

China bisa marah, AS beri izin ekspor sistem tempur untuk proyek kapal selam Taiwan


Rabu, 16 Desember 2020 / 17:18 WIB
ILUSTRASI. Warga mengibarkan bendera Taiwan selama perayaan Hari Nasional di Taipei, Taiwan, 10 Oktober 2018.


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

Dalam beberapa dekade terakhir, Taiwan harus meningkatkan industri pertahanannya karena China menekan negara lain untuk tidak menjual platform senjata utama ke pulau itu.

Dalam pengumuman terpisah pada Rabu (16/12), Angkatan Laut Taiwan berencana membangun enam kapal korvet berjulukan "pembunuh kapal induk" untuk melawan "ancaman yang meningkat dengan cepat dari musuh".

AS awalnya menyetujui tawaran pada 2001 untuk memasok delapan kapal selam konvensional ke Taiwan, tetapi penjualan tersebut tidak pernah membuahkan hasil.

Namun, Presiden AS Donald Trump menandatangani sistem persenjataan canggih ke Taiwan, menyetujui penjualan senilai US$ 18 miliar, termasuk jet tempur generasi baru.

Pada 2018, Departemen Luar Negeri AS menyetujui lisensi kontraktor pertahanan untuk menjual teknologi yang Taiwan butuhkan untuk proyek kapal selamnya.

Selanjutnya: Taiwan dapat ancaman militer setiap hari dari China, ini pemicunya




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×