Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - BEIJING. China mencatatkan surplus perdagangan sebesar US$ 1,189 triliun pada tahun 2025, seiring para produsen bersiap menghadapi tiga tahun lagi pemerintahan Trump yang bertekad untuk memperlambat kekuatan produksi dengan mengalihkan pesanan Amerika Serikat (AS) ke pasar lain.
Di mana, ekspor atau pengiriman keluar setahun penuh naik 5,5%. Di sisi lain, impor tetap stabil, data bea cukai menunjukkan pada hari Rabu (14/1/2026).
Dengan para pembuat kebijakan China yang mengandalkan ekspor untuk mengatasi kemerosotan pasar properti yang berkepanjangan dan permintaan domestik yang lesu, surplus perdagangan yang besar berisiko semakin mengganggu perekonomian yang sudah khawatir tentang praktik perdagangan Beijing dan kelebihan kapasitas di dalam negeri, serta ketergantungan mereka pada produk-produk utama China













