kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45784,56   -4,98   -0.63%
  • EMAS937.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.36%
  • RD.CAMPURAN -0.47%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

China dan India terus tambah pasukan dan senjata di perbatasan kedua negara


Kamis, 04 Juni 2020 / 19:01 WIB
China dan India terus tambah pasukan dan senjata di perbatasan kedua negara
ILUSTRASI. Tentara India. China dan India terus menambah pasukan dan senjata di perbatasan kedua negara. China dan India terus menambah pasukan dan senjata di perbatasan kedua negara. REUTERS/Danish Siddiqui TPX IMAGES OF THE DAY

Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Ketegangan terbaru antara China dan India semakin memicu kehadiran pasukan dan senjata kedua negara untuk menegaskan klaim teritorial di wilayah perbatasan mereka yang diperselisihkan.

Belum ada konfirmasi resmi tentang jumlah pasukan yang telah dikerahkan oleh masing-masing negara, tetapi sejumlah laporan menunjukkan bahwa Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China telah mengirim beberapa sistem senjata canggih dan jet tempur yang dipasang untuk operasi di daerah dataran tinggi di Tibet.

Baca Juga: Laporkan 277 kasus baru corona, Malaysia catat kenaikan harian tertinggi

Dilansir South China Morning Post, Tentara India juga telah memindahkan beberapa batalion dari divisi infantri yang biasanya bermarkas di kota Ladakh, Leh, dekat perbatasan, ke daerah siaga operasional di sepanjang perbatasan.

Ahli militer yang berbasis di Hong Kong Liang Guoliang mengatakan Beijing telah mengerahkan setidaknya sembilan brigade senjata gabungan ke Wilayah Militer Tibet, sebuah distrik PLA yang didedikasikan untuk perbatasan sengketa dengan India.

Ada ketegangan di perbatasan selama sebulan terakhir, dengan pasukan dari kedua negara terlibat dalam pertarungan tangan kosong dan saling melempar batu di lembah Sungai Galwan antara Ladakh di Kashmir yang dikelola India dan Aksai Chin yang dikelola China.

Baca Juga: Hong Kong kian panas, penghina lagu kebangsaan China didenda dan dipenjara tiga tahun

Konflik perbatasan antara Cina dan India meningkat pada tahun 2017, ketika pasukan India dan PLA melakukan konfrontasi paling serius, mengenai pembangunan jalan di Doklam dekat daerah perbatasan tiga persimpangan yang dikenal sebagai Donglang.


Tag

TERBARU

[X]
×