kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

China desak Amerika Serikat setop picu perselisihan di Laut China Selatan


Kamis, 30 Juli 2020 / 20:15 WIB
ILUSTRASI. Kapal induk AS, USS Nimitz (CVN 68) dan kapal penjelajah rudal berpemandu kelas Ticonderoga USS Princeton (CG 59) transit di Selat Balabac, Filipina, menuju lokasi latihan di Laut China Selatan. Foto dirilis 15 Juli 2020. (Navy photo by Mass Communication


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Saat ini, melalui upaya bersama China dan negara-negara ASEAN, situasi di Laut Cina Selatan stabil dan negosiasi terkait dengan kawasan tersebut telah mencapai kemajuan positif.

"Kami mendesak AS untuk berhenti membuat pernyataan yang salah, menghentikan provokasi militer di Laut China Selatan, dan berhenti memicu perselisihan di antara negara-negara di kawasan itu," tegas Ren.

Dia mencatat, masalah AS di Laut China Selatan hanya akan membuat China lebih tegas dalam melindungi kedaulatan dan keamanan di wilayah tersebut serta menjaga perdamaian regional.

Baca Juga: China: AS menginginkan Perang Dingin tapi kami tidak tertarik

Sebelumnya, Duta Besar China untuk Inggris Liu Xiaoming menyebutkan, beberapa politisi AS melakukan dan mengatakan apa pun untuk terpilih. "Mereka ingin melakukan apa saja termasuk memperlakukan China sebagai musuh," kata Liu seperti dilansir Reuters.

"Mungkin, mereka pikir mereka membutuhkan musuh, mereka pikir mereka menginginkan Perang Dingin, tetapi kami tidak tertarik, kami terus mengatakan kepada Amerika, hCina bukan musuh Anda, China adalah teman Anda, mitra Anda," sebut dia.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×