Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Dalam pidatonya, Li Qiang juga menegaskan China akan terus melawan upaya kemerdekaan Taiwan serta menolak campur tangan pihak luar.
Menurutnya, Beijing akan terus mendorong reunifikasi nasional dan menjaga hubungan lintas Selat Taiwan tetap stabil.
Namun pemerintah Taiwan menegaskan masa depan pulau tersebut hanya bisa ditentukan oleh rakyat Taiwan sendiri.
Pemerintah Taipei juga menyatakan keprihatinan terhadap besarnya anggaran militer China di tengah kondisi ekonomi yang sedang melemah.
Anggaran Militer China Terbesar di Asia
Menurut laporan International Institute for Strategic Studies (IISS), belanja militer China terus tumbuh lebih cepat dibanding negara-negara Asia lainnya.
Pada 2025, pengeluaran militer China mencapai hampir 44% dari total belanja pertahanan Asia, naik dari rata-rata 37% pada periode 2010–2020.
Tonton: Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp3.500 Triliun!
Total anggaran militer China tahun ini diperkirakan mencapai 1,91 triliun yuan atau sekitar US$ 277 miliar.
Meski besar, jumlah tersebut masih jauh di bawah anggaran pertahanan Amerika Serikat yang mencapai US$ 1 triliun.













