kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

China: Ketegangan di perbatasan sepenuhnya salah India


Senin, 07 September 2020 / 14:50 WIB


Sumber: People's Daily | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

China telah mengupayakan dialog dan solusi politik untuk ketegangan perbatasan dengan India, dan mengkritik campur tangan pejabat Amerika Serikat.

Ji Rong, juru bicara kedutaan besar China di New Delhi, menanggapi pernyataan yang dibuat minggu lalu oleh wakil menteri luar negeri AS Stephen Biegun, yang menyalahkan perselisihan di wilayah Lembah Galwan yang diperebutkan itu atas "tuntutan besar" Beijing. Dia membuat pernyataan itu dalam pembicaraan selama Forum Kemitraan Strategis AS-India.

Baca Juga: India kirim tentara ke perbatasan Timur dengan China, lokasi Perang 1962

"China selalu bersikeras untuk menyelesaikan sengketa teritorial dan maritim dengan negara-negara tetangga melalui konsultasi dan negosiasi atas dasar menghormati fakta sejarah, untuk menjaga perdamaian dan stabilitas regional," kata Ji.

Dia menambahkan, "China dan India memiliki kemampuan untuk menyelesaikan sengketa perbatasan secara bilateral. Kami tidak menerima negara-negara di luar kawasan menuding, apalagi mencampuri atau membuat hasutan, yang hanya akan membahayakan perdamaian dan stabilitas kawasan."

Baca Juga: Hubungan dengan China panas lagi, India larang 118 aplikasi termasuk PUBG

Menurut para ahli, Rusia, yang bertanggung jawab untuk memimpin pertemuan Organisasi Kerjasama Shanghai tahun ini, dapat memainkan peran kunci dalam penurunan ketegangan dengan menawarkan platform bagi China dan India untuk merundingkan perselisihan tersebut.

Danil Bochkov, seorang ahli di Dewan Urusan Internasional Rusia, mengatakan Rusia menghargai India dan China sebagai mitra diplomatik yang penting, dan Rusia dan China memiliki visi yang sama tentang tatanan global.

Selanjutnya: Jadi lokasi Perang 1962, India kirim tentara ke perbatasan Timur dengan China




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×