kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.894   85,00   0,51%
  • IDX 8.017   -218,65   -2,65%
  • KOMPAS100 1.125   -31,30   -2,71%
  • LQ45 812   -21,87   -2,62%
  • ISSI 286   -6,72   -2,30%
  • IDX30 429   -10,83   -2,46%
  • IDXHIDIV20 517   -9,75   -1,85%
  • IDX80 126   -2,90   -2,25%
  • IDXV30 141   -2,38   -1,66%
  • IDXQ30 138   -3,69   -2,61%

China marah pada Taiwan, bertindak semakin brutal


Rabu, 04 November 2020 / 23:45 WIB
China marah pada Taiwan, bertindak semakin brutal


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - KINMEN. Perangkap tank di pantai Pulau Kinmen adalah penanda yang jelas, bahwa Taiwan hidup di bawah ancaman invasi China terus menerus. 

Dan, ketakutan akan pecahnya konflik Taiwan-China sekarang mencapai titik tertinggi dalam beberapa dekade.

Taiwan belajar untuk hidup dengan peringatan dari Beijing bahwa China siap dan bersedia untuk merebut tempat yang mereka pandang sebagai bagian dari wilayahnya.

Tetapi, latar belakang statis itu telah mencapai tingkat yang sulit untuk diabaikan baru-baru ini, dengan jet tempur China sekarang menyeberang ke zona pertahanan Taiwan pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Baca Juga: Lagi jet tempur China langgar wilayah udara Taiwan, yang ke-32 kali sejak September

Militer Taiwan
Militer Taiwan

Selat Taiwan titik nyala yang paling berbahaya

Lalu, Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) merilis propaganda yang mensimulasikan invasi Taiwan, bahkan serangan terhadap pangkalan Amerika Serikat di Guam.

Sejak pertengahan 1990-an, ketika China menembakkan rudal ke Selat Taiwan pada saat-saat ketegangan yang meningkat, suara "pedang" itu sekarang kembali terdengar begitu keras.

Duduk di bawah paviliun di National Quemoy University di Kinmen, mahasiswa baru Wang Jui-sheng mengatakan, ia merasa lebih dari sedikit gelisah.

"China marah pada Taiwan dan bertindak semakin brutal," katanya kepada AFP seperti dilansir Channel News Asia

Baca Juga: Taiwan: China tekan Turki untuk hapus tweet Presiden Erdogan yang muat bendera Taiwan




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×