kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

China masih menjadi pemegang US Treasury terbesar


Rabu, 19 September 2018 / 06:56 WIB
ILUSTRASI. Uang dollar AS


Sumber: Reuters | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. US Treasury masih menjadi salah satu instrumen yang dicari ketika perdagangan global memanas. Berdasarkan data Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS), pembelian bersih asing pada US Treasury mencapai US$ 18,94 miliar pada bulan Juli.

Data yang dirilis Selasa (18/9) menunjukkan masuknya dana asing. Aliran dana ini terutama berasal dari investor swasta yang membeli US$ 41,69 miliar. Sedangkan institusi pemerintah dan bank sentral asing menjual US$ 41,69 miliar.

China masih menjadi pemegang terbesar utang AS di luar negeri. Kepemilikan China pada US Treasury mencapai US$ 1,17 triliun, turun tipis dari bulan Juni US$ 1,18 triliun. Secara tahunan, kepemilikan China pada US Treasury masih naik dari sebelumnya US$ 1,16 triliun.

"Pada bulan Juli, renminbi melemah 2,6% terhadap dollar AS dan ini adalah data sebelum periode volatilitas emerging market bulan Agustus," ungkap BMO Capital Markets seperti dikutip Reuters.

Pemegang terbesar kedua adalah Jepang, yang mencapai US$ 1,03 triliun pada akhir Juli. Dalam sebulan, kenaikan kepemilikan Jepang mencapai US$ 5,1 miliar.

Tiga negara pemegang US Treasury terbesar selanjutnya adalah Irlandia US$ 300,2 miliar, Brasil US$ 299,7 miliar, dan Inggris US$ 271,7 miliar.

Sementara itu, pembelian obligasi korporasi AS bulan Juli mencapai US$ 3,95 miliar. Ini adalah pembelian bersih dalam enam bulan berturut-turut.




TERBARU

[X]
×