kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.907   25,00   0,14%
  • IDX 6.289   -84,45   -1,32%
  • KOMPAS100 822   -14,08   -1,69%
  • LQ45 625   -9,23   -1,46%
  • ISSI 217   -2,83   -1,28%
  • IDX30 349   -5,07   -1,43%
  • IDXHIDIV20 425   -4,25   -0,99%
  • IDX80 94   -1,56   -1,63%
  • IDXV30 117   -1,01   -0,85%
  • IDXQ30 111   -1,31   -1,17%

China membuka peluang bantuan ke Eropa secara tak langsung


Jumat, 25 November 2011 / 13:14 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) saat hari pertama kerja pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di Badan Kepegawaian Daerah, Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2020). Tribunnews/Jeprima


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

BEIJING. Perusahaan investasi asal China yaitu China Investment Corp (CIC) membuka pintu bagi penyelamatan Eropa. Maksudnya adalah, CIC akan melakukan investasi di Eropa meskipun secara tak langsung (indirect investment).

Jesse Wang, wakil presiden eksekutif CIC menuturkan lembaganya tak akan menjadi pintu utama bagi Eropa untuk mengatasi masalah keuangannya. Namun CIC belum mau memberikan detail investasi tersebut.

"Jika selama proses tersebut muncul peluang investasi yang menarik di Eropa, CIC akan secara langsung membantu perusahaan terkait atau negara tersebut untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi," janjinya.

Seperti diketahui, pemimpin Eropa berlarian ke China sebagai pemegang devisa terbesar di dunia untuk membantu pemulihan kawasan dari krisis. Saat ini, cadangan devisa Beijing mencapai US$ 3,2 triliun. China dipandang menjadi salah satu negara di dunia yang paling bisa membantu Eropa keluar dari jeratan krisis.

"China bisa saja bersedia masuk ke Eropa melalui Dana Moneter Internasional (IMF). Dengan catatan, pembuat kebijakan tersebut menyepakati," ujar Presiden Bank Dunia Robert Zoellick.

Ekonom menilai, China ingin dilihat sebagai kekuatan konstruktif bukan sebagai penyelamat bagi Eropa. "Bangsa ini bisa membantu Eropa melalui IMF sebagai metode yang paling aman," terang Ding Shuang, Hong Kong ekonom Citigroup Inc, yang pernah bekerja di IMF dan bank sentral China.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×