kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.907   25,00   0,14%
  • IDX 6.289   -84,45   -1,32%
  • KOMPAS100 822   -14,08   -1,69%
  • LQ45 625   -9,23   -1,46%
  • ISSI 217   -2,83   -1,28%
  • IDX30 349   -5,07   -1,43%
  • IDXHIDIV20 425   -4,25   -0,99%
  • IDX80 94   -1,56   -1,63%
  • IDXV30 117   -1,01   -0,85%
  • IDXQ30 111   -1,31   -1,17%

China optimis pertumbuhan ekonomi 2011 mencapai 9,2%


Jumat, 25 November 2011 / 12:12 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah pelajar melakukan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Balai Warga RT 05/RW 02 Kelurahan Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat.


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

BEIJING. Meski pertumbuhan ekonomi dua benua besar yaitu Eropa dan Amerika melambat di bawah 5%, China tetap optimis bisa menggaet pertumbuhan ekonomi hingga 9,2% tahun ini.

Hal itu diungkapkan oleh pejabat Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China, Huang Libin Kamis (24/11).

Namun rapuhnya perekonomian global lambat laun akan berimbas pada permintaan ekspor China. "Secara tahunan, ekonomi kami bisa melambat tahun depan. Produksi atau pertumbuhan industri berikutnya akan lebih rendah antara 1%-2% dari tahun ini," ujarnya.

China tengah menggenjot permintaan domestik untuk mengimbangi berkurangnya permintaan global. Beijing mengklaim, karena krisis finansial saat ini tak seimbang, maka di perlukan penyelesaian yang tak seimbang pula. Maksudnya, dalam waktu dekat China belum akan menyatakan akan membantu perekonomian Amerika maupun Eropa, melainkan menggenjot perekonomian dalam negerinya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×