kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

China optimis pertumbuhan ekonomi 2011 mencapai 9,2%


Jumat, 25 November 2011 / 12:12 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah pelajar melakukan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Balai Warga RT 05/RW 02 Kelurahan Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat.


Reporter: Dyah Megasari,

BEIJING. Meski pertumbuhan ekonomi dua benua besar yaitu Eropa dan Amerika melambat di bawah 5%, China tetap optimis bisa menggaet pertumbuhan ekonomi hingga 9,2% tahun ini.

Hal itu diungkapkan oleh pejabat Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China, Huang Libin Kamis (24/11).

Namun rapuhnya perekonomian global lambat laun akan berimbas pada permintaan ekspor China. "Secara tahunan, ekonomi kami bisa melambat tahun depan. Produksi atau pertumbuhan industri berikutnya akan lebih rendah antara 1%-2% dari tahun ini," ujarnya.

China tengah menggenjot permintaan domestik untuk mengimbangi berkurangnya permintaan global. Beijing mengklaim, karena krisis finansial saat ini tak seimbang, maka di perlukan penyelesaian yang tak seimbang pula. Maksudnya, dalam waktu dekat China belum akan menyatakan akan membantu perekonomian Amerika maupun Eropa, melainkan menggenjot perekonomian dalam negerinya.




TERBARU

[X]
×