kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

China Memperbesar Penerbitan Obligasi Khusus Untuk Mendanai Stimulus Ekonomi


Senin, 27 Februari 2023 / 11:23 WIB
China Memperbesar Penerbitan Obligasi Khusus Untuk Mendanai Stimulus Ekonomi
ILUSTRASI. Pemerintah daerah China menerbitkan obligasi khusus bersih senilai 491,2 miliar yuan atau setara Rp 1.074,35 triliun pada bulan Januari.


Sumber: Reuters | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Pemerintah daerah China menerbitkan obligasi khusus bersih senilai 491,2 miliar yuan atau setara Rp 1.074,35 triliun pada bulan Januari, naik secara signifikan dari jumlah bulan Desember. Pemerintah berupaya meningkatkan pendanaan untuk proyek-proyek infrastruktur untuk menghidupkan kembali ekonomi yang terkena dampak Covid-19.

Pada bulan Januari, penerbitan utang bersih pemerintah daerah mencapai 625,8 miliar yuan atau setara Rp 1.368,75 triliun, menurut Kementerian Keuangan China pada hari Senin (27/2).

Rapat parlemen tahunan yang dimulai pada 5 Maret diperkirakan akan mengumumkan target ekonomi, kuota penerbitan obligasi khusus pemerintah daerah, dan kebijakan ekonomi utama untuk tahun 2023.

Baca Juga: Modal Asing Mengalir Keluar dari Pasar Domestik Sepekan Terakhir

Pada bulan Desember, penerbitan obligasi khusus pemerintah daerah mencapai 9,8 miliar yuan dan mencapai 4,04 triliun yuan pada tahun 2022, menurut data kementerian.

Data terbaru menunjukkan ekonomi China mulai pulih setelah pihak berwenang menghapus beberapa tindakan anti-Covid terberat di dunia pada bulan Desember. Pasar properti, yang telah berjuang melawan krisis likuiditas yang berkepanjangan, juga menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang tentatif.

Karena permintaan eksternal melemah dan sektor perumahan kemungkinan membutuhkan waktu yang lama untuk pemulihan, pemerintah China meningkatkan belanja infrastruktur, dan menerbitkan utang untuk membayar proyek pekerjaan umum besar untuk menghidupkan kembali perekonomian.

Baca Juga: Di Tengah Ketegangan, Perusahaan Besar AS Gencar Ekspansi ke China




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×