kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

China mengurangi intervensi mata uang


Jumat, 22 November 2013 / 07:54 WIB
China mengurangi intervensi mata uang
ILUSTRASI. Berikut beberapa tips dan trik untuk menggunakan batu alam di kamar mandi.


Sumber: Bloomber | Editor: Dessy Rosalina

Beijing. Tekad China mereformasi sistem keuangan terus berlanjut. Yang terbaru, China bertekad mengurangi intervensi pertukaran mata uang Yuan (CNY) terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Kebijakan ini ditegaskan Bank Sentral China atawa People’s Bank of China (PBOC).

Yi Gang, Wakil Gubernur PBOC mengatakan, pihaknya bakal mengurangi pembelian dollar di pasar terbuka. Salah satu alasannya adalah cadangan devisa China telah mendaki tajam. Di akhir kuartal III lalu, cadangan devisa China bertambah US$ 166 miliar menjadi US$ 3,66 triliun. Ini adalah rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Posisi cadangan devisa China ini tiga kali lipat dibandingkan negara-negara lain dan bahkan lebih besar dari produk domestik bruto (PDB) Jerman. "Penguatan Yuan memberi lebih banyak keuntungan kepada masyarakat China," ujar Yi, seperti dikutip Bloomberg.

Mengutip harian Apple Daily, nilai tukar CNY/USD di pasar spot kini dibebaskan bergerak dengan maksimal perubahan 2% dalam pergerakan harian. Saat ini, perubahan CNY/USD maksimal 1% dalam perdagangan harian. Di tahun 2007 lalu, perubahan harian rata-rata sebesar 0,3%.


Survei KG Media

Berita Terkait


TERBARU

[X]
×