kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.890.000   -66.000   -2,23%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

China Telah Memperpanjang Perjanjian Tentang Pengangkatan Uskup dengan Vatikan


Selasa, 22 Oktober 2024 / 15:54 WIB
China Telah Memperpanjang Perjanjian Tentang Pengangkatan Uskup dengan Vatikan
Seorang jemaat berdoa di luar Gereja St. Joseph, gereja Katolik yang disahkan pemerintah, di Beijing, Tiongkok, 1 Oktober 2018. REUTERS/Thomas Peter/Foto Arsip


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China dan Vatikan telah sepakat untuk memperpanjang perjanjian mengenai pengangkatan uskup di Tiongkok selama empat tahun. 

Hal ini disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, dalam jumpa pers rutin pada Selasa (22/10).

Lin Jian mengungkapkan bahwa kedua pihak akan terus melakukan pembicaraan konstruktif untuk meningkatkan hubungan di masa mendatang. Namun, hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Vatikan terkait perpanjangan perjanjian tersebut.

Baca Juga: Vatikan Perbaharui Kesepakatan dengan China untuk Kedua Kalinya

Perjanjian ini sebelumnya ditandatangani pada tahun 2018 dan memberikan peran kepada pejabat China dalam proses pengangkatan uskup Katolik oleh Paus Fransiskus. 

Upaya ini bertujuan untuk meredakan ketegangan antara kelompok Katolik bawah tanah yang setia kepada Paus dan gereja Katolik yang didukung oleh pemerintah China.

Baca Juga: Dua Uskup China Daratan Akan Menghadiri Pertemuan Besar di Vatikan

Pada bulan lalu, dalam penerbangan kembali ke Roma setelah kunjungan ke Asia Tenggara dan Oseania, Paus Fransiskus menyatakan bahwa hasil kesepakatan tahun 2018 "baik" dan mengungkapkan kepuasannya terhadap dialog yang berlangsung dengan China.

 "Kami bekerja dengan itikad baik," ujar Paus berusia 87 tahun itu.




TERBARU

[X]
×