kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Corona mewabah, Trump hanya punya sedikit kekuatan untuk mendongkrak ekonomi AS


Rabu, 25 Maret 2020 / 06:11 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump. REUTERS/Jonathan Ernst


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Seorang pejabat administrasi Trump mengatakan pada Selasa, Undang-undang Produksi Pertahanan, yang memungkinkan presiden "mempercepat dan memperluas pasokan sumber daya dari pangkalan industri AS", akan digunakan untuk mengadakan lebih banyak tes dan peralatan medis lainnya dari perusahaan. Tetapi itu mewakili sebagian kecil dari ekonomi yang digerakkan konsumen AS.

Bagaimana dengan kekuatan darurat presiden AS?

Undang-undang federal yang dikenal sebagai Undang-Undang Keadaan Darurat Nasional (NEA) memberi presiden wewenang luas untuk menanggapi keadaan darurat nasional, termasuk wewenang untuk mengarahkan kembali dana dan menangguhkan hukum.

Baca Juga: Soal wabah corona, Donald Trump remehkan peringatan badan intelejen AS?

Trump mengajukan Undang-Undang Stafford dan NEA pada 13 Maret, saat ia mengumumkan keadaan darurat nasional.

Tetapi NEA sangat tidak cocok bagi seorang presiden yang berusaha mendorong bisnis seperti biasa, kata Cohen.

"Itu cenderung memberi presiden wewenang untuk lebih membatasi. Undang-undang itu tidak membiarkan presiden mengabaikan batasan negara bagian dan pemimpin lokal di AS," jelas Cohen




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×