kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Cuaca Ekstrem Berpotensi Membuat Kerugian Ekonomi US$ 5 Triliun


Rabu, 11 Oktober 2023 / 23:41 WIB
ILUSTRASI. Cuaca ekstrem berpotensi membuat kerugian ekonomi secara global mencapai US$ 5 triliun3. REUTERS/Bridget Bennett


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - LONDON. Cuaca ekstrem berpotensi membuat kerugian ekonomi secara global mencapai US$ 5 triliun. Perusahaan asuransi Lloyd's di London memaparkan, perubahan iklim yang tidak masuk akal mengakibatkan gagal panen, kekurangan pangan dan pasokan air.

Hasil penelitian Lloyd's bersama Cambridge Centre for Risk Studies, yang dikutip Reuters, menuturkan, skenario risiko sistemik ini masih bersifat hipotetis. Namun, riset ini ingin meningkatkan pemahaman dunia usaha dan pembuat kebijakan mengenai ancaman cuaca ekstrem.

Baca Juga: Perang Israel Dorong Harga Komoditas Energi, Cek Rekomendasi Saham Migas dan Batubara

Trevor Maynard, Direktur Eksekutif Risiko Sistemik Cambridge Centre for Risk Studies menjelaskan, penelitian ini akan membantu dunia usaha dan pembuat kebijakan mengeksplorasi potensi dampak dari skenario ini. 

Lloyd's memodelkan kerugian ekonomi global akibat peristiwa cuaca ekstrem dengan memperkirakan guncangan pangan dan air terhadap produk domestik bruto global selama periode lima tahun.
 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×