kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Cuaca kering memicu harga jagung naik


Selasa, 17 Februari 2015 / 10:34 WIB
ILUSTRASI. Mie Sedaap, sebagai mi instan favorit masyarakat Indonesia dari Wings Food melahirkan inovasi terbarunya dalam kemasan cup yang praktis yakni Mie Sedaap Cup Rawit Bingit Rasa Ayam Jerit.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JOHANNESBURG. Harga jagung putih dan kuning di Afrika Selatan merangkak naik. Para pedagang mengatakan, produksi jagung terutama di wilayah daerah penghasil utama berkurang karena kekeringan yang melanda Afrika Selatan.

Harga jagung putih di pengiriman Juli naik 4,3% menjadi 2.890 rand per metrik ton, tertinggi sejak Maret 2012. Bursa berjangka Afrika Selatan berwenang memberikan batas  kenaikan yang lebih tinggi sehingga harga jagung meningkat 120 rand per metrik ton.

Begitupun juga dengan harga jagung kuning untuk pengapalan Juli naik 3,3% menjadi 2.484 rand per metrik ton. Harga jagung lokal masih terus naik sampai menyamai impor. Jagung putih untuk dikonsumsi sebagai makanan pokok. Sedangkan, jagung kuning dimanfaatkan untuk pakan ternak.

"Kerusakan tanaman yang semakin parah dan prospek untuk minggu ini tidak terlihat baik," ujar Andrew Fletcher, pedagang di Kroonstad, Provinsi Free State seperti dikutip Bloomberg.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×