kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.598   45,00   0,26%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Cuaca kering memicu harga jagung naik


Selasa, 17 Februari 2015 / 10:34 WIB
ILUSTRASI. Mie Sedaap, sebagai mi instan favorit masyarakat Indonesia dari Wings Food melahirkan inovasi terbarunya dalam kemasan cup yang praktis yakni Mie Sedaap Cup Rawit Bingit Rasa Ayam Jerit.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JOHANNESBURG. Harga jagung putih dan kuning di Afrika Selatan merangkak naik. Para pedagang mengatakan, produksi jagung terutama di wilayah daerah penghasil utama berkurang karena kekeringan yang melanda Afrika Selatan.

Harga jagung putih di pengiriman Juli naik 4,3% menjadi 2.890 rand per metrik ton, tertinggi sejak Maret 2012. Bursa berjangka Afrika Selatan berwenang memberikan batas  kenaikan yang lebih tinggi sehingga harga jagung meningkat 120 rand per metrik ton.

Begitupun juga dengan harga jagung kuning untuk pengapalan Juli naik 3,3% menjadi 2.484 rand per metrik ton. Harga jagung lokal masih terus naik sampai menyamai impor. Jagung putih untuk dikonsumsi sebagai makanan pokok. Sedangkan, jagung kuning dimanfaatkan untuk pakan ternak.

"Kerusakan tanaman yang semakin parah dan prospek untuk minggu ini tidak terlihat baik," ujar Andrew Fletcher, pedagang di Kroonstad, Provinsi Free State seperti dikutip Bloomberg.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×