CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Dampak wabah corona, pengusaha di China mempertimbangkan karyawan bekerja dari rumah


Sabtu, 15 Februari 2020 / 21:04 WIB
ILUSTRASI. Jutaan orang di China bersembunyi di apartemen mereka, dan menjadikan eksperimen kerja dari rumah.. REUTERS/Aly Song


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Telepon terus berdering di pusat-pusat perkantoran di China yang sepi. Wabah virus corona telah membuat keadaan seperti itu. Tak hanya di China, di pusat-pusat kota seperti di Hong Kong dan Singapura, toko-toko juga tutup, fasilitas umum tutup, hanya beberapa orang yang melakukan aktivitas di distrik keuangan yang biasanya ramai.

Megutip CNBC, jutaan orang bersembunyi di apartemen mereka, dan menjadikan eksperimen kerja dari rumah.

Baca Juga: Terjadi panic buying, tisu toilet jadi barang yang diburu di Singapura dan Hong Kong

Wabah corona virus yang baru, yang dimulai di Wuhan, China, pada Desember, kini telah menginfeksi lebih dari 67.000 orang dan menewaskan lebih dari 1.500, sebagian besar di daratan Negeri Panda tersebut.

Sekitar 60 juta orang di China dikunci penuh atau sebagian pada Januari karena pemerintah berusaha menahan virus itu. Pembatasan telah diterapkan di banyak tempat lain juga, tetapi ada juga tekanan bagi perusahaan untuk kembali bekerja, dengan Presiden Cina Xi Jinping memperingatkan minggu ini bahwa negara itu perlu menstabilkan ekonominya.

Dalam upaya untuk membatasi kontak sosial untuk memperlambat penyebaran virus, yang dikenal secara resmi sebagai Covid-19, jutaan karyawan di China dan daerah yang terkena dampak lainnya saat ini bekerja dari rumah.

Baca Juga: Korban tewas pertama akibat virus corona di Eropa seorang turis China

Untuk beberapa karyawan, seperti guru yang telah melakukan kelas secara digital selama berminggu-minggu, bekerja dari rumah bisa menjadi mimpi buruk. Tetapi di sektor lain, eksperimen tak terduga ini telah diterima dengan sangat baik sehingga pengusaha mempertimbangkan untuk mengadopsinya sebagai langkah yang lebih permanen. 

Bagi mereka yang menganjurkan pilihan kerja yang lebih fleksibel, beberapa minggu terakhir menandai langkah yang mungkin menuju reformasi yang luas dan telah lama ditunggu-tunggu.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×